Bogor — Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pentingnya kelancaran infrastruktur jalan nasional dan tol selama periode Nataru. “Seluruh langkah strategis sudah siap dan tinggal dijalankan,” ujarnya.
Tol Bocimi yang memiliki panjang operasional 26,40 km diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan, terutama karena menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Bogor Selatan dan Sukabumi.
Direktur Utama PT Trans Jabar Toll Abdul Hakim Supriyadi menyampaikan bahwa posko pengamanan di Gerbang Tol Parungkuda telah diaktifkan sebagai pusat pengawasan lalu lintas. Petugas juga ditempatkan pada titik rawan padat.
Upaya pengamanan didukung pelayanan darurat seperti ambulans, kendaraan derek, hingga Disaster Relief Unit (DRU) yang menyiapkan material cepat tanggap untuk penanganan jalan pada musim hujan.






