SATMA AMPI Madina Desak APH Tindak Tegas Dugaan PETI Milik Nasir Lubis di Batang Natal

Senin, 15 Desember 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Beritafakta.id — Di tengah masyarakat Mandailing Natal yang masih berjuang menghadapi dampak bencana alam, aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Batang Natal diduga masih terus berlangsung. Salah satu lokasi yang kembali menjadi sorotan berada di Lubuk Samboa, kawasan yang dikenal rawan banjir dan longsor, Minggu (14/12/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas PETI tersebut diduga kuat dimiliki oleh seorang bos tambang berinisial Nasir Lubis. Ironisnya, kegiatan ilegal ini disebut tetap berjalan meski wilayah tersebut sedang berada dalam kondisi darurat bencana. Operasional tambang diduga dikendalikan oleh seorang koordinator lapangan bernama Holik, yang berasal dari Ampung Siala, dengan sistem kerja yang terstruktur dan terorganisir.

Menanggapi hal itu, Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (SATMA AMPI) Mandailing Natal, Muhammad Saleh, mengecam keras dugaan aktivitas PETI tersebut. Ia menilai praktik penambangan ilegal di daerah aliran sungai dan wilayah rawan bencana merupakan kejahatan lingkungan yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan kejahatan kemanusiaan. Saat rakyat menderita akibat bencana, masih ada pihak yang diduga tega mengeruk alam demi keuntungan pribadi,” tegas Muhammad Saleh.

Menurutnya, maraknya PETI di Batang Natal diduga menjadi salah satu faktor penyebab banjir, pendangkalan sungai, serta kerusakan ekosistem yang semakin parah. Kondisi tersebut, kata dia, menimbulkan keresahan dan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait ketegasan negara dan aparat penegak hukum.

“Jika aktivitas ini benar masih berlangsung, wajar bila publik menduga adanya pembiaran. Jangan sampai aparat hanya berani menindak masyarakat kecil, tetapi ragu menghadapi para bos PETI,” ujarnya.

SATMA AMPI Madina secara tegas mendesak Polres Mandailing Natal, Polda Sumatera Utara, hingga Mabes Polri untuk segera menghentikan seluruh aktivitas PETI di Lubuk Samboa. Mereka juga meminta aparat menangkap dan memproses hukum pihak-pihak yang diduga terlibat, serta menyita seluruh alat berat dan sarana pendukung tanpa kompromi.

Selain aparat penegak hukum, pemerintah daerah juga diminta untuk tidak menutup mata terhadap kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan. Jika pembiaran terus terjadi, SATMA AMPI Madina menyatakan siap menggalang gerakan pemuda serta membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kesabaran masyarakat ada batasnya. Jangan biarkan PETI menjadi pemicu bencana berikutnya di Mandailing Natal,” pungkas Muhammad Saleh.

Rilis ini disampaikan sebagai bentuk peringatan keras sekaligus komitmen pemuda dalam menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan penegakan hukum di Kabupaten Mandailing Natal.
(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Cegah Kelangkaan Saat Hari Raya, Polda Bali Turun Cek Distributor Gas Elpiji
Sinergitas Bendesa Adat dan Polda Bali dalam Menjaga Situasi Kamtibmas di Kawasan Pariwisata melalui Optimalisasi Aplikasi Cakrawasi.
Polsek Karangreja Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Jingkang
Wabup Brebes Resmikan Dapur SPPG 03, Siap Produksi 2.500 Porsi Makan Bergizi Gratis Per Hari
Pemkab Brebes Salurkan 105.000 Benih Kakap Putih untuk Pokdakan, Perkuat Ketahanan Pangan
TNI dan Polisi Harus Bersama Tertibkan PETI di Kotanopan Demi Tepis Isu Konflik Keamanan.
Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Polda Jateng Imbau Masyarakat Rencanakan Perjalanan Dengan Baik
Satma AMPI Madina Tantang Aparat Bongkar Dugaan PETI Kota Nopan, Jangan Ada Tebang Pilih Penegakan Hukum.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:46 WIB

Cegah Kelangkaan Saat Hari Raya, Polda Bali Turun Cek Distributor Gas Elpiji

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:33 WIB

Sinergitas Bendesa Adat dan Polda Bali dalam Menjaga Situasi Kamtibmas di Kawasan Pariwisata melalui Optimalisasi Aplikasi Cakrawasi.

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:28 WIB

Polsek Karangreja Bersama Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Jingkang

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:36 WIB

Wabup Brebes Resmikan Dapur SPPG 03, Siap Produksi 2.500 Porsi Makan Bergizi Gratis Per Hari

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Brebes Salurkan 105.000 Benih Kakap Putih untuk Pokdakan, Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru