Banjarnegara, – Sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera(PKS) dari sejumlah PAC wilayah Banjarnegara hadiri acara sosialisasi 4 pilar MPR RI oleh Rofik Hananto Komisi V, Anggota DPR RI Dapil 7 yang pelaksanaannya di Rumah Makan Saung Mansyur, yang beralamat di Kelurahan Parakan Canggah, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara,Senin (22/12/2025).
Tamu undangan yang hadir di acara tersebut, di hadiri oleh Dedi Suromli Ketua DPD PKS Kabupaten Banjarnegara, Teguh, Denok Munda, Staf Ahli Rofik Hananto, Broto Agung Saputra Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD),Nur Sulis Ketua Dewan Elit Daerah (DED) dan sejumlah Anggota Ranting dari berbagai wilayah.
Denok munda, selaku staf ahli dari Rofik Hananto dan sebagai yang mewakili, ia memiliki harapan khususnya untuk kader PKS semakin kuat memi liki rasa nasionalisme yang tinggi.
“Terkait dengan 4 pilar yang di sampaikan tadi, biarpun sebentar, tapi harapannya poin poinnya bisa di tangkap, terus kader kader PKS bisa men jadi kader yang tidak seperti mainset kebanyakan orang, yang mengatakan kader PKS itu tidak faham pancasila, tidak faham Indonesia Raya, gitu ya, tetap bagaimanapun kader PKS menjadi kader yang nasionalis, yang cinta NKRI, ” Katanya.
lanjut Denok, menurutnya Nasionalm atau Nasionslitet tentang jiwa nasionalisme sejati dan cinta NKRI, Kader PKS saat ini tetap eksis mendukung program program pemerintah, dan menjaga satu kesatuan Bangsa ini.
” Kalau dari PKS sendiri, kalau menurut saya , tadi saya menyampaikan, Tidak lupa dengan jati diri bangsa, tidak lupa falsafah bangsa kita seperti apa, gitu ya, pastinya PKS tetap mendukung apa yang ada di pemerintahan ini, karena kita memang sudah bersatu dalam hal ini tidak ingin ada perpecahan, biarpun sekarang ini sedang ada carut marut, di Indonesia ini dengan adanya benc ana dsb, netizen komentarnya masyalloh , tapi tidak demikian PKS tidak memecah belah bangsa dengan adanya yang sok ini, sok itu, PKS tidak seperti itu, PKS dengan aksi nyata dengan satu kesatuan bangsa ini, “ujarnya.
” Intinya yang saya tangkap dari hasil rakernas, rakerwil, rakerda, beberapa kabupaten insfluenser itu maksudnya bukan di suruh menjadi konten kreator, itu bukan, tapi untuk menjadi influenzer kebaikan, mengajak semua orang untuk melaku kan kebaikan, bukan hanya PKS itu turun butuh suara saat pemilu saja, di saat ada bencana, bisa di lihat ya di Banjarnegara Situkung ya, di medan, Aceh, PKS tetap menjadi garda terdepan, mengiri mkan relawannya bukan untuk apa, tapi untuk aksi nyata,”Pungkasnya.(Bas).






