Cilacap, Beritafakta.id – Menjelang arus mudik dan libur Idulfitri 1447 H, aktivitas di Kilang Cilacap terus bergerak tanpa henti. Di balik nyala obor kilang yang menjadi penanda denyut industri energi nasional, para pekerja memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
Kesiapan tersebut salah satunya ditopang inovasi operasional Block Mode yang telah dijalankan sejak Mei 2024. Inovasi ini memungkinkan Kilang Cilacap mengolah campuran minyak mentah lebih fleksibel dan efisien di Kilang I Cilacap, yang sebelumnya hanya bertumpu pada minyak mentah (crude) dari Timur Tengah.
Manager Refinery Business & Optimization Kilang Cilacap, Endah Purbarani, menjelaskan sebagai kilang terbesar di Indonesia, Kilang Cilacap terus melakukan berbagai terobosan untuk memaksimalkan fasilitas yang telah beroperasi selama puluhan tahun.
“Block Mode merupakan hasil kolaborasi tim Kilang Cilacap yang didukung penuh oleh kantor Pusat. Inovasi ini memungkinkan pengolahan crude mix sehingga dapat meningkatkan yield product bernilai tinggi sekaligus memperkuat kinerja kilang,” ujar Endah, Senin (9/3/2026).
Melalui inovasi Block Mode dan pengolahan cocktail crude Kilang Cilacap mampu menjaga keandalan produksi sekaligus memastikan stok energi tetap aman selama periode peningkatan konsumsi. Operasional tidak hanya bertumpu pada pengolahan minyak mentah dari Timur Tengah, tetapi juga berbagai jenis minyak mentah dengan karakteristik serupa.
Diketahui, coktail crude merupakan hasil blending dari beberapa minyak untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan mengatakan Kilang Cilacap memiliki kapasitas terbesar, 348 ribu barrel/hari guna menyuplai 34% kebutuhan BBM nasional. Kilang Cilacap beroperasi normal dengan stok produk BBM rata-rata di atas target minimum stok yang ditetapkan.
“Kilang Cilacap beroperasi optimal untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu atau informasi yang tidak jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM,” ujarnya.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional kilang dan distribusi energi. “Melalui sinergi operasional dan komunikasi yang baik dengan pemangku kepentingan, kami berupaya menjaga keandalan kilang sehingga masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” tutup Agustiawan.
Bagi masyarakat Cilacap dan sekitarnya, kilang ini bukan hanya pusat pengolahan energi, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari sinilah energi diproduksi untuk menggerakkan kendaraan yang membawa jutaan pemudik pulang ke kampung halaman, mempertemukan kembali keluarga di hari yang fitri.
Penulis : **
Editor : azizah estetika






