Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, beritafakta.id- PT Hutama Karya (Persero) membuka secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Ruas Tol Sigli–Banda Aceh memiliki panjang total 74,2 km dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di Provinsi Aceh.

Saat ini, ruas tersebut telah beroperasi pada Seksi 2 hingga Seksi 6, yakni Seksi 2 (Seulimeum Jantho) sepanjang 6 km, Seksi 3 (Jantho–Indrapuri) sepanjang 16 km, Seksi 4 (Indrapuri–Blang Bintang) sepanjang 14 km, Seksi 5 (Blang Bintang–Kuto Baro) sepanjang 8 km, dan Seksi 6 (Kuto Baro–Baitussalam) sepanjang 5 km, dengan total panjang 49 km yang telah melayani masyarakat. Adapun ruas yang d ibuka secara fungsional adalah Seksi 1, yaitu dari IC Padang Tiji (STA 01+725) hingga STA 25+680 sepanjang 23,955 km. Jalur fungsional ini dibuka untuk dua jalur kendaraan (jalur A dan B) dengan dua arah lalu lintas, yakni Padang Tiji–Seulimeum dan sebaliknya.

Seksi 1 ini sendiri telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025 untuk membantu akses bantuan di Provinsi Aceh sekaligus mendukung kelancaran periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hingga saat ini, keberadaan jalur fungsional tersebut terus dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk dalam penanganan bencana alam di wilayah Aceh Tamiang, sehingga akses perjalanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Secara operasional, Seksi 2 hingga Seksi 6 (Seulimeum–Baitussalam) tetap beroperasi secara bertarif. Sementara itu, jalur fungsional Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) telah terintegrasi melalui Interchange Seulimeum. Pengguna jalan yang melanjutkan perjalanan menuju Padang Tiji maupun sebaliknya wajib melakukan transaksi di Gerbang Tol (GT) Padang Tiji.

Sebagai bagian dari tahapan menuju pengoperasian penuh, pada Seksi 1 juga telah dilaksanakan Pra Uji Laik Fungsi (Pra-ULF) guna memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan memenuhi standar yang ditetapkan sehingga proses penyelesaiannya dapat segera direalisasikan.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama masa fungsional, Hutama Karya telah menyiapkan kelengkapan rambu lalu lintas, marka jalan, delineator, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Sejumlah kendaraan operasional juga disiagakan, antara lain ambulans, derek 10 ton, derek towing, derek 25 ton, kendaraan rescue, kendaraan patroli, serta kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR), termasuk kesiapan personel di lapangan.

Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan, “Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode Lebaran sekaligus memastikan distribusi logistik, termasuk bantuan bencana di Aceh Tamiang, dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” ujar Hamdani.

Lebih lanjut, Hamdani menambahkan bahwa dengan terintegrasinya seluruh seksi yang telah beroperasi dan jalur fungsional ini, waktu tempuh dari Sigli menuju Banda Aceh dapat dipersingkat dari sekitar satu jam melalui jalan nasional menjadi kurang lebih 30 menit melalui jalan tol. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Dibukanya jalur fungsional ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan nasional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah,” tutup Hamdani.

Penulis : Zsafhira Rachmadanti

Editor : Faiza Sasikirana

Berita Terkait

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Baru Bebas Tahun Lalu, Residivis Narkoba di Bumiayu Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Brebes
HUT Depok ke-27 Cuma Seremoni, Warga Sawangan Tagih Jalan Rusak dan Janji yang Mangkrak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WIB

Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik

Berita Terbaru