Fery Wawan Cahyono: Momentum Lebaran Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah di Tengah Pengaruh Geopolitik Global

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Fery Wawan Cahyono Anggota DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, Ketua DPD Golkar dan H.Bawono Anggota Struktural Partai Golkar saat bukber di Kantor DPC Banjarnegara.(Dok.Berita Fakta)

foto: Fery Wawan Cahyono Anggota DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, Ketua DPD Golkar dan H.Bawono Anggota Struktural Partai Golkar saat bukber di Kantor DPC Banjarnegara.(Dok.Berita Fakta)

Banjarnegara,Berita Fakta. id–Dalam kegiatan Buka Bersama di Kantor DPC Golkar dan Konsolidasi Partai Beringin tersebut, Fery Wawan Cahyono saat memberikan keterangan kepada awak media, yakni Pembangunan ekonomi di Jateng sangat bertumpu pada sektor lokal di saat isu Geopolitik mulai merebak sampai daerah.
Minggu (17/3/2026).

Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Golkar di Komisi B tersebut, meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran berpotensi memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di berbagai daerah.

“Dengan momentum Idulfitri ini kita berharap ada peningkatan aktivitas ekonomi. Di bulan-bulan awal tahun ini harapannya ekonomi bisa tumbuh dengan baik. Para pemudik tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga melakukan aktivitas wisata bersama keluarga serta membelanjakan uangnya di daerah,” ujar Fery.

Ia menjelaskan, aktivitas tersebut secara langsung akan mendorong perputaran ekonomi di sektor riil, terutama bagi pelaku usaha kecil, pelaku wisata, hingga ekonomi kreatif di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Fery menilai momentum Lebaran dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar. Menurutnya, jika peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik, maka dampaknya bisa menjadi penyangga pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang tahun.

“Kita harapkan para pelaku UMKM maupun pelaku wisata dapat memanfaatkan momentum Lebaran ini. Jika aktivitas ekonomi meningkat, maka kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah juga akan semakin besar,” katanya.

Meski demikian, Fery mengakui kondisi geopolitik global yang saat ini terjadi tetap memiliki pengaruh terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Namun menurutnya, Jawa Tengah memiliki kekuatan ekonomi berbasis masyarakat yang cukup tangguh, terutama dari sektor UMKM dan pariwisata.

“Pengaruhnya tentu ada, tetapi kita harus memiliki desain ekonomi yang bertumpu pada kegiatan UMKM. Dengan begitu, UMKM tetap bisa bergerak meskipun ada tekanan fiskal maupun moneter,” jelasnya.

Fery menambahkan, potensi wisata dan UMKM merupakan kekuatan utama yang dimiliki Jawa Tengah. Oleh karena itu, kedua sektor tersebut perlu terus didorong agar mampu memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, ia menegaskan komitmen legislatif untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pengembangan UMKM.

“Kami di DPRD tentu akan terus mendorong kebijakan yang dapat menciptakan iklim tumbuh kembang UMKM, baik melalui dukungan akses pemasaran maupun akses permodalan,” ujarnya.

Ia juga menilai daerah seperti Banjarnegara memiliki potensi UMKM yang cukup besar dan dapat dikembangkan melalui sinergi dengan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

“Potensi UMKM di Banjarnegara cukup bagus. Jika disinergikan dengan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif, kami meyakini hal itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah,” pungkasnya. (Bas)

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes
Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak
Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar
Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:02 WIB

Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48 WIB

Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Berita Terbaru