Banjarnegara, beritafakta.id — Gelaran Banjarnegara Extravaganza 2026 sukses menyedot ribuan pengunjung yang memadati Alun-Alun Banjarnegara, Sabtu malam (4/4/2026). Event hiburan rakyat ini berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai penjuru daerah.
Sejak sore hari, kawasan Alun-Alun Banjarnegara telah dipenuhi warga yang antusias menantikan pertunjukan. Puncak kemeriahan terjadi saat panggung utama menghadirkan penampilan artis dangdut tanah air, Shinta Arsinta, yang sukses menghipnotis penonton lewat alunan dangdut Oqinawa. Ribuan penonton tampak larut dalam suasana, bergoyang dan bernyanyi bersama.
Sorak sorai penonton semakin memecah malam, menciptakan atmosfer hiburan yang hidup dan penuh energi. Terlebih, acara ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat, sehingga semakin menambah daya tariknya.
Tak hanya menyuguhkan hiburan musik, Banjarnegara Extravaganza juga menjadi ajang apresiasi budaya. Dalam kesempatan tersebut, panitia mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba kirab budaya yang telah digelar dua hari sebelumnya.
Berikut daftar pemenang kirab budaya dalam rangka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara:
Juara Favorit: Kontingen PGRI, Kontingen Kemenag, Kontingen Bunda Milenial
Juara 1: Kontingen Dindikpora
Juara 2: Kontingen BPPKAD
Juara 3: Kontingen Disparbud
Juara 4: Kontingen Bapperida
Juara 5: Kontingen DPKPLH
Di balik kemeriahan tersebut, dampak ekonomi langsung dirasakan para pelaku usaha kecil. Deretan pedagang yang membuka lapak di sekitar alun-alun mengaku mengalami lonjakan penjualan signifikan.
Lina, salah satu pedagang aksesoris, mengungkapkan pendapatannya meningkat hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah, dari sore sudah banyak yang terjual. Penghasilan bisa tiga kali lipat, bahkan lebih besar dibanding jualan saat CFD. Acara seperti ini sangat membantu kami pedagang kecil,” ujarnya.
Banjarnegara Extravaganza 2026 bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa event publik mampu menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Pemerintah daerah pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah promosi budaya dan peningkatan kesejahteraan warga. (Bas)






