PBI BPJS Kesehatan Nonaktif, Komite III DPD RI Soroti Pasien Penyakit Kronis

Selasa, 14 April 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Komite III DPD RI memberikan perhatian serius terhadap proses penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada awal tahun 2026 lalu. Situasi ini dinilai mengulang kejadian serupa pada tahun 2025 yang memicu keresahan dan kepanikan luas di tengah masyarakat.

“Penonaktifan itu telah menyebabkan keresahan dan kepanikan khususnya bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan layanan kesehatan segera dan berkelanjutan yang tidak boleh terputus. Secara tiba-tiba saat membutuhkan layanan kesehatan mereka ditolak oleh rumah sakit,” ucap Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma saat Rapat Kerja dengan BPJS Kesehatan di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (14/4/26).

Menurutnya, penonaktifan status kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut merupakan implikasi dari diterapkannya kebijakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bagi penyelenggaraan jaminan sosial. Hal itu sesuai Inpres No 4 Tahun 2025 tentang DTSEN.

“Kami melihat bahwa adanya kepanikan dan keresahan masyarakat akibat penonaktifan PBI JKN, menandakan kebijakan DTSEN ini tidak disosialisasikan dengan baik oleh Pemerintah. Utamanya perihal cara dan tahapan reaktivasi kepesertaan PBI JKN bagi mereka yang dinonaktifkan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito, mengungkapkan data bahwa tren peserta non-aktif terus mengalami peningkatan sepanjang periode 2024 hingga 2026. “Wilayah terdampak tertinggi Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur mencatatkan angka peserta nonaktif tertinggi. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan program JKN karena memengaruhi stabilitas penerimaan iuran secara nasional,” paparnya.

Prihati juga menyatakan tengah menjalankan strategi reaktivasi dengan mengalihkan kepesertaan ke segmen lain. “Kami mengalihkan peserta ke Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda. Caranya kami advokasi kepada Pemda terkait data potensi peserta PBPU Pemda bersumber dari PBI jaminan kesehatan nonaktif,” tukas Prihati.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI asal Provinsi Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengakui bahwa pemutakhiran data sering kali terkendala di lapangan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara BPJS dan Pemerintah Daerah. “Transformasi ini tidak boleh menimbulkan gejolak. Koordinasi dengan Pemda harus diperkuat agar masyarakat tidak bingung,” cetusnya.

Kekhawatiran lebih dalam disampaikan oleh Anggota DPD RI asal Provinsi Papua David Harold Waromi. Ia mempertanyakan tanggung jawab negara jika jaminan kesehatan diserahkan sepenuhnya ke daerah yang memiliki keterbatasan anggaran. “Siapa yang bertanggung jawab atas masyarakat miskin yang tidak bisa berobat apabila fiskal daerah tidak mampu membiayai? Negara harus hadir jika daerah tak sanggup,” tegasnya.

Penulis : **

Editor : Faiza Sasikirana Tsabitah

Berita Terkait

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara
Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi
BAZNAS Kota Tangerang Cetak Rekor ZIS Rp16,5 Miliar, Peringkat 2 Nasional
Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau
Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak
Brebes Bersiap Jadi Sentra Susu Nasional, Mentan Resmikan Pembangunan Peternakan Sapi Perah Terbesar di Indonesia
Fotografi Branding Jadi Senjata UMKM Betawi Menembus Pasar Digital, Creative 35 Gelar Workshop di Setu Babakan
KAGAMA Tangsel Gelar GAMA FEST & Charity Day 2026, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:07 WIB

Dukung Pendidikan Karakter, BPR BKK Mandiraja Dukung Program Penguatan Integritas Siswa Antikorupsi di Banjarnegara

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WIB

Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:26 WIB

BAZNAS Kota Tangerang Cetak Rekor ZIS Rp16,5 Miliar, Peringkat 2 Nasional

Senin, 20 Juli 2026 - 18:11 WIB

Bendungan Jlantah Karanganyar Siap Jaga Ketersediaan Air Saat Musim Kemarau

Senin, 20 Juli 2026 - 16:55 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

Berita Terbaru