BREBES, Beritafakta.id – Kondisi ruas jalan Wr Supratman yang menjadi penghubung antara Desa Banjaranyar dan Desa Krasak, Kecamatan Brebes, kini menjadi perhatian serius warga. Pada malam hari, ruas jalan ini terasa sangat berbahaya karena gelap gulita, yang disebabkan oleh sangat minimnya keberadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Waryo (50), warga Desa Krasak, menyampaikan kekhawatirannya kepada awak media, pada Kamis (16/04/2026) malam. Menurutnya, kondisi yang kurang pencahayaan ini telah berlangsung cukup lama dan akhirnya menimbulkan dampak yang sangat memprihatinkan.
Ia menceritakan bahwa beberapa waktu lalu, telah terjadi kecelakaan tunggal di lokasi tersebut yang merenggut nyawa seseorang dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Berdasarkan pengamatan warga, minimnya penerangan menjadi salah satu faktor penyebab yang memperparah terjadinya musibah tersebut.
“Setiap malam, jalan ini benar-benar gelap sekali. Kita yang sudah tahu kondisinya saja harus berhati-hati, apalagi pengguna jalan yang baru pertama kali lewat. Sayangnya, hal buruk sudah terjadi, ada warga yang meninggal dunia karena kecelakaan di sini,” ungkap Waryo.
Kondisi ini tentu membuat warga merasa tidak nyaman dan cemas, baik saat hendak beraktivitas maupun dalam perjalanan pulang ke rumah. Mereka khawatir jika permasalahan ini dibiarkan terus berlanjut, kejadian serupa bisa terulang kembali dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Perlu diketahui, ruas jalan ini berstatus sebagai jalan kabupaten, sehingga pengelolaan dan penyediaan fasilitas penerangan sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Brebes.
Mewakili suara warga sekitar, Waryo menyampaikan harapan besar agar pemerintah daerah melalui dinas atau instansi terkait segera menindaklanjuti permasalahan ini. Ia meminta agar segera dilakukan pemasangan lampu penerangan, sehingga ruas jalan tersebut menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
“Dengan adanya penerangan yang memadai, risiko kecelakaan bisa ditekan serendah mungkin dan kami bisa beraktivitas dengan rasa aman. Kami berharap pemerintah segera turun tangan menangani hal ini. Jangan sampai ada lagi korban jiwa hanya karena masalah yang seharusnya bisa dicegah,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Darsono, Kepala Desa Krasak. Ia menjelaskan bahwa pihak pemerintah desa sebenarnya sudah berulang kali mengajukan permohonan pemasangan PJU kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes. Namun, hingga saat ini permohonan tersebut belum mendapatkan tanggapan, padahal kondisi yang dibiarkan berlarut-larut telah berujung pada terjadinya korban jiwa akibat minimnya pencahayaan di ruas jalan Wr Supratman.
Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, Drs. Nur Ari Haris Yuswanto, M.Si., belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan permasalahan ini, meskipun kasus yang terjadi telah memakan korban jiwa.
(Rusmono)












