Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Beritafakta.id – Harapan baru tumbuh dari Desa Rungkang, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Di tengah keterbatasan yang selama ini dihadapi warga, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Brebes dan PT Djarum melalui program CSR menghadirkan langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni hunian layak dan sanitasi sehat.

Kick Off Ceremony program kolaborasi tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di halaman Kopdes Merah Putih Desa Rungkang, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal gerakan bersama untuk memperbaiki kualitas hidup warga sekaligus menekan angka stunting.

Melalui Program Sanitasi Terpadu Djarum yang melibatkan Djarum Foundation dan Savoria Group, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Program ini menyasar persoalan mendasar masyarakat, mulai dari akses sanitasi, kualitas rumah, hingga pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.

General Manager Community Development Djarum Foundation Achmad Budiharto mengatakan, program tersebut dirancang agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program Rumah Sederhana Layak Huni CSR PT Djarum ini kami jalankan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat. Sanitasi terpadu yang baik akan berdampak langsung pada kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin program CSR berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi berkelanjutan dan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah hidup yang lebih sehat.

Sebagai langkah awal, sebanyak 10 keluarga di Desa Rungkang menerima bantuan rumah layak huni dengan nilai sekitar Rp70 juta per unit. Bantuan tersebut menjadi simbol perubahan nyata dari kondisi serba terbatas menuju kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan bermartabat.

Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma, menekankan pentingnya gotong royong lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen, baik pemerintah, desa, maupun masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program sanitasi terpadu tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga mampu mengubah perilaku dan meningkatkan kualitas hidup warga. Ia menambahkan, upaya ini sekaligus menjadi sarana edukasi penting terkait sanitasi aman dan akses air bersih.

Secara tidak langsung, Bupati menegaskan bahwa program ini merupakan langkah awal dari kerja jangka panjang yang harus terus dikawal bersama agar manfaatnya berkelanjutan dan tepat sasaran.

Di sisi lain, suara haru datang dari warga penerima manfaat. Salah satu penerima bantuan Roqiyah, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.

“Matursuwun Ibu Bupati dan PT Djarum, sekarang kami bisa tinggal di rumah yang layak. Alhamdulillah,” tuturnya.

Ungkapan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga menghidupkan harapan dan rasa aman bagi keluarga penerima manfaat.

Diketahui, program kolaborasi ini merupakan bagian dari momentum 75 tahun PT Djarum dan 40 tahun Djarum Foundation, sekaligus memperkuat komitmen Bakti Pada Negeri yang telah hadir di Brebes sejak 2012. Jika sebelumnya berfokus pada penghijauan jalur Pantura, kini kontribusi diperluas ke sektor perumahan dan permukiman.

Secara keseluruhan, program ini mencakup tiga pilar utama, yaitu pembangunan rumah layak huni, pelaksanaan sanitasi terpadu di tiga desa melalui pembangunan 100 unit fasilitas sanitasi dan sambungan air bersih, serta penguatan ekonomi desa melalui BUMDes dan koperasi di lima desa.

Meski demikian, tantangan masih ada. Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat masih terdapat ratusan rumah tidak layak huni dan keterbatasan akses sanitasi di Desa Rungkang. Untuk itu, pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program perbaikan secara bertahap, disertai pendampingan agar manfaatnya berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan yang berpihak pada rakyat. Lebih dari itu, langkah ini menjadi pijakan menuju Brebes yang lebih sehat, layak huni, dan sejahtera dimulai dari desa, untuk masa depan yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan PT Djarum, Djarum Foundation, perwakilan Yayasan Rabu Biru, para camat, kepala desa, serta pengurus BUMDes dan koperasi desa.

Rusmono

Berita Terkait

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Diduga Kerusakan Kelistrikan, Mobil Warga Terbakar Saat Mesin Dipanasi Pemilik
Polres Matangkan Strategi Pengamanan dan TFG Antisipasi Membludaknya Jamaah, Hadirnya Gus Iqdam di Brebes
Baru Bebas Tahun Lalu, Residivis Narkoba di Bumiayu Kembali Diciduk Satresnarkoba Polres Brebes
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:09 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB

Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024

Berita Terbaru