Banjarnegara,beritafakta.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara bergerak cepat melakukan perbaikan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan Banjarnegara–Banyumas, tepatnya di wilayah Kecamatan Susukan. Perbaikan dilakukan menyusul banyaknya laporan masyarakat dan pengendara terkait lampu jalan yang padam di sejumlah titik, sehingga dinilai rawan memicu kecelakaan hingga tindak kriminalitas.
Perbaikan difokuskan pada jalur dari Desa Karangjati hingga Piasa Wetan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Banyumas, Senin (18/5/2026).
Salah seorang pengguna jalan, Sofi (35), warga Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, mengaku sering melintasi jalur tersebut saat perjalanan dinas ke luar kota. Menurutnya, kondisi lampu penerangan yang padam membuat suasana jalan menjadi sepi dan cukup mengkhawatirkan, terutama saat malam hari.
“Kalau saya lewat jalur itu memang lebih dekat saat perjalanan dari Wonosobo atau Semarang menuju Banyumas. Tetapi akhir-akhir ini lampunya banyak yang padam, jadi terasa rawan karena jalannya juga cukup sepi,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara, Mohamad Iqbal, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim teknisi untuk melakukan penanganan di lapangan.
“Begitu ada laporan dari masyarakat, kami segera melakukan perbaikan di jalur Susukan hingga perbatasan Banyumas. Titik pekerjaan dimulai dari wilayah Desa Karangjati sampai Piasa Wetan,” kata Iqbal.Senin,(18/5/2026).
Ia menjelaskan, Dishub menurunkan enam personel teknisi untuk mempercepat proses perbaikan. Meski armada operasional yang digunakan sudah cukup tua, pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kami turunkan enam teknisi. Walaupun kendaraan crane yang kami gunakan kondisinya sudah cukup tua, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” jelasnya.
Iqbal menambahkan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan tidak terlalu signifikan. Sebagian lampu masih dalam kondisi baik, namun terdapat gangguan pada komponen MCB di box KWH meter yang memerlukan perbaikan teknis.
“Untuk ruas Susukan–Banyumas, sebagian lampu masih berfungsi. Hanya ada beberapa komponen, terutama kontraktor dan MCB pada box KWH meter yang perlu diperbaiki,” imbuhnya.
Dishub Banjarnegara juga memastikan pemeliharaan PJU dilakukan secara berkala setiap dua bulan sekali guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara diharapkan terus memberikan perhatian terhadap fasilitas penerangan jalan, khususnya di ruas jalan kabupaten yang menjadi akses penghubung antarwilayah dan memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi.(Bas)












