Banjarnegara, beritafakta.id – Pelantikan Hendro Cahyono sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara menjadi momentum penegasan pentingnya soliditas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Di tengah tantangan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menekankan agar seluruh jajaran ASN meninggalkan ego sektoral dan memperkuat sinergi pelayanan publik.
Hendro Cahyono SE, M.Si resmi diambil sumpah dan dilantik sebagai Sekretaris Daerah di Pendapa Dipayudha Adigraha, Selasa (19/5/2026). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dispermades PPKB).
Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan penghubung utama antarorganisasi birokrasi agar pemerintahan berjalan selaras dan tidak terfragmentasi.
Menurutnya, Sekda memiliki peran strategis dalam menjaga ritme kerja pemerintahan, membangun komunikasi lintas OPD, sekaligus memastikan kebijakan daerah berjalan searah dengan visi pembangunan daerah.
“Jabatan yang lebih tinggi jangan membuat seseorang menjadi jumawa, tetapi justru semakin menunduk dan mampu merangkul semuanya,” kata Amalia.
Ia meminta seluruh elemen pemerintahan mendukung penuh kepemimpinan Sekda baru demi menjaga stabilitas birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Esensi utama jabatan adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sekda harus mampu berlari mengikuti ritme pemerintahan agar tujuan mewujudkan Banjarnegara yang maju dan sejahtera dapat tercapai,” lanjutnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan birokrasi pascaproses seleksi terbuka jabatan Sekda yang berlangsung sejak Januari 2026. Seleksi tersebut diikuti tiga kandidat dan telah melalui tahapan resmi, mulai dari koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Amalia menyebut seluruh kandidat memiliki kapasitas dan kompetensi yang baik. Namun, keputusan akhir jatuh kepada Hendro Cahyono setelah melalui telaah mendalam berdasarkan kebutuhan organisasi dan arah kepemimpinan birokrasi ke depan.
“Kandidat lain yang belum terpilih diharapkan tetap memberikan performa terbaik dan bersama-sama menjaga kondusivitas birokrasi,” ujarnya.
Pelantikan ini sekaligus mengakhiri masa tugas Tursiman sebagai Penjabat Sekda yang selama beberapa bulan terakhir mengisi kekosongan jabatan sejak November 2025. Bupati pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Tursiman dalam menjaga jalannya roda pemerintahan selama masa transisi.
Dengan dilantiknya Sekda definitif, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal birokrasi, mempercepat koordinasi antarinstansi, serta meminimalkan fragmentasi dalam pelaksanaan program pembangunan daerah.(Bas).












