SPBU Perketat Pengawasan Pengisian BBM Bersubsidi, Tangki Modifikasi Jadi Perhatian

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN – Pengelola sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tangerang Selatan memperketat pengawasan terhadap pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi guna mencegah potensi penyalahgunaan distribusi.

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya modus pembelian BBM menggunakan jeriken maupun kendaraan yang diduga telah dimodifikasi tangkinya untuk menampung bahan bakar dalam jumlah besar. Beberapa jenis sepeda motor, seperti Suzuki Thunder, Bajaj Pulsar, maupun kendaraan sejenis yang menggunakan tangki tidak sesuai standar pabrikan menjadi perhatian petugas saat melakukan pengawasan.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat kebijakan nasional dari PT Pertamina Patra Niaga yang melarang pengisian BBM berdasarkan merek atau tipe kendaraan tertentu.

Pihak Pertamina menegaskan bahwa pengawasan difokuskan untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi atau diduga melakukan pembelian berulang dalam jumlah tidak wajar akan menjadi perhatian petugas sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

Saat ditemui awak media di salah satu SPBU kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (16/7/2026), seorang pengawas SPBU mengatakan pihaknya telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh petugas agar tidak melayani pengisian BBM menggunakan jeriken maupun kendaraan yang terindikasi menggunakan tangki modifikasi, khususnya untuk BBM bersubsidi jenis Pertalite.

“Silakan laporkan kepada kami jika ada petugas yang melanggar. Ada pegawai yang sudah dikenai sanksi karena kelalaian tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang baik sekaligus menjaga distribusi BBM subsidi,” ujar pengawas tersebut.

Beberapa waktu sebelumnya, awak media mengaku sempat melihat sebuah sepeda motor Suzuki Thunder dengan tangki yang diduga telah dimodifikasi melakukan pengisian Pertalite hingga senilai Rp100 ribu. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap kendaraan yang diduga tidak lagi menggunakan spesifikasi tangki standar.

Suzuki Thunder sendiri diketahui sudah tidak lagi diproduksi dan dipasarkan di Indonesia sejak 2015 seiring perubahan regulasi emisi dan pergeseran tren pasar. Saat ini kendaraan tersebut masih banyak beredar sebagai motor bekas.

Sementara itu, Pertamina kembali menegaskan bahwa tidak ada larangan pengisian BBM berdasarkan merek ataupun tipe kendaraan. Selama kendaraan menggunakan spesifikasi standar pabrikan serta memenuhi ketentuan yang berlaku, pengisian BBM di SPBU tetap dapat dilayani sebagaimana mestinya.

Di sisi lain, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo disebut berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan yang mengisi Pertalite di sejumlah SPBU.

“Selisih harganya cukup jauh. Dulu kadang saya isi Pertamax, sekarang lebih sering isi Pertalite,” ujar salah seorang pengendara sepeda motor Honda Vario.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan, pengelola SPBU terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengisian BBM. Selain melalui pengawasan petugas di lapangan, pemantauan juga dilakukan dengan memanfaatkan kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di sejumlah titik strategis di area SPBU. (ams)

Berita Terkait

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Bawa Dua Koper Hitam
Satlantas Polres Brebes Pastikan Pengambilan Barang Bukti Kecelakaan Sesuai Ketentuan yang Berlaku
Jelang Muscab IV, PAC Kec Bumiayu Dukung Penuh Asrofi Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Brebes
TMMD Hadir di Telaga, Percepat Pembangunan demi Kesejahteraan Warga
PAC Salem Dukung Penuh untuk Asrofi Pimpin Demokrat Brebes, Jelang Muscab IV
Alun-alun Brebes Semarak, UMKM dan Nobar Piala Dunia Jadi Magnet Warga
Bupati Brebes Buka Sosialisasi MPLS, Paramitha: Sekolah Rakyat Brebes Jadi Investasi Pendidikan dan Mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia
PAC Demokrat Ketanggungan Dukung Asrofi Maju sebagai Ketua DPC pada Muscab IV Brebes
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:47 WIB

KPK Geledah Safe House Bupati Sukoharjo di Solo, Bawa Dua Koper Hitam

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:52 WIB

Satlantas Polres Brebes Pastikan Pengambilan Barang Bukti Kecelakaan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:02 WIB

Jelang Muscab IV, PAC Kec Bumiayu Dukung Penuh Asrofi Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Brebes

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WIB

SPBU Perketat Pengawasan Pengisian BBM Bersubsidi, Tangki Modifikasi Jadi Perhatian

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:43 WIB

PAC Salem Dukung Penuh untuk Asrofi Pimpin Demokrat Brebes, Jelang Muscab IV

Berita Terbaru