Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN, beritafakta.id – Seorang perempuan berinisial Y (43), warga Kota Tangerang Selatan, mengaku menjadi korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh suaminya yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Pengakuan tersebut disampaikan korban saat ditemui sejumlah awak media di kediamannya. Menurutnya, dugaan kekerasan yang dialaminya telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.

Korban menuturkan bahwa suaminya kerap pulang ke rumah dalam kondisi yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Dalam kondisi tersebut, pelaku disebut sering menunjukkan sikap temperamental dan melakukan tindakan kekerasan.

“Dari aroma mulutnya tercium bau alkohol. Saat pulang ke rumah sering emosi dan bersikap kasar. Saya harus menjalani kondisi seperti ini selama bertahun-tahun,” ujar Yuliana dengan mata berkaca-kaca.

Saat ditemui awak media, Yuliana tampak berjalan dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Ia mengaku mengalami gangguan pada bagian tubuh sebelah kanan yang sempat membuatnya kesulitan beraktivitas.

“Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik. Sebelumnya tangan dan kaki sebelah kanan sulit digerakkan. Setelah menjalani terapi, kondisi saya mulai membaik meskipun masih terasa sakit dan lemah,” katanya.

Selain gangguan fisik tersebut, korban juga mengaku pernah mengalami luka lebam pada bagian wajah yang kemudian dijadikan salah satu bukti dalam laporan yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian.

Yuliana mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan dugaan KDRT tersebut kepada aparat penegak hukum sekitar dua bulan lalu. Namun hingga kini, ia mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses penanganan perkara tersebut.

“Saya sudah membuat laporan, tetapi sampai sekarang masih menunggu perkembangan proses hukumnya. Saya berharap ada kejelasan dan keadilan atas laporan yang saya sampaikan,” ujarnya.

Korban juga berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan perhatian terhadap kasus yang dialaminya, terutama terkait perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga.

Saat ini, Yuliana mengaku sudah tidak lagi tinggal serumah dengan suaminya. Menurutnya, hubungan rumah tangga mereka telah mengalami keretakan akibat peristiwa yang terjadi.

“Saya ingin hidup dengan aman dan tenang. Yang saya harapkan saat ini adalah kepastian hukum dan perlindungan sebagai korban,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam laporan tersebut belum memberikan keterangan atau tanggapan atas tuduhan yang disampaikan korban. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk instansi tempat terduga bekerja dan aparat penegak hukum yang menangani laporan, masih terus dilakukan.

Media ini tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (ams)

Berita Terkait

Pemkab Banjarnegara Buka Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu, Bupati Ajak Profesional Ikut Mendaftar
Pemkab Banjarnegara Terapkan e-SAKIP, Bupati Tegaskan Kinerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Publik
Ribuan Warga Alami Gangguan Penglihatan, Banjarnegara Jadi Percontohan Program Kesehatan Mata Inklusif
Pamit dari Kendal, AKBP Hendry Serahkan Tongkat Estafet kepada AKBP Ratna
Agus Junedi Kawal Aspirasinya, Jalan Rusak Pakis Aji Ditarget Masuk APBD Perubahan 2026
Pimpin Apel Perdana, Kapolres Brebes Tegaskan Soliditas, Pengawasan Berjenjang, dan Peka Situasi Global
30 Jenis Barang Bukti Dimusnahkan, Berdasarkan Keputusan Hukum Tetap (Inkracht)
Waduk Malahayu Bersih, Wisata Makin Asri Berkat Kolaborasi Warga dan Pelajar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Pemkab Banjarnegara Buka Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu, Bupati Ajak Profesional Ikut Mendaftar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Pemkab Banjarnegara Terapkan e-SAKIP, Bupati Tegaskan Kinerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Publik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Ribuan Warga Alami Gangguan Penglihatan, Banjarnegara Jadi Percontohan Program Kesehatan Mata Inklusif

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pamit dari Kendal, AKBP Hendry Serahkan Tongkat Estafet kepada AKBP Ratna

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Agus Junedi Kawal Aspirasinya, Jalan Rusak Pakis Aji Ditarget Masuk APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru