x

Petani Brebes Sukses Panen Bawang Merah saat Kemarau, Nitroku Jadi Kunci

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 18:57 48 redaksi

BREBES, Beritafakta.id – Petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tetap mampu menjaga produktivitas di tengah kemarau dan keterbatasan air. Penggunaan nutrisi yang tepat menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan hasil panen.

Rasmun (50), petani di Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Brebes, berhasil memanen lebih dari 10 ton bawang merah per hektare, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan hasil panen biasanya. Capaian tersebut diraih meski saluran irigasi di sekitar lahannya mulai mengering.

“Meski kondisi kering, hasil panen saya cukup bagus. Lebih dari 10 ton per hektare, naik sekitar 11 persen dari biasanya,” ujar Rasmun saat panen bawang merah, Kamis (1/10/2026).

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1" judul="Baca Juga:"]

Anggota Kelompok Tani Bina Tani Mandiri II tersebut mengatakan, selain berupaya memenuhi kebutuhan air, ia disiplin menjaga nutrisi tanaman. Untuk pemupukan, Rasmun menggunakan Nitroku, NPK berbasis nitrat produksi Pupuk Kujang.

“Saya menggunakan Nitroku di semua fase pertumbuhan bawang. Cukup satu jenis pupuk dan hasilnya tetap optimal meski kondisi air terbatas,” kata Rasmun.

Pengalaman serupa disampaikan Hamim, petani bawang merah asal Losari. Menurutnya, Nitroku membuat pemupukan lebih praktis karena satu jenis pupuk dapat digunakan pada berbagai fase pertumbuhan tanaman.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2" judul="Baca Juga:"]

“Biasanya kita perlu beberapa jenis pupuk dan mencampurnya. Dengan Nitroku, cukup satu jenis untuk semua fase. Lebih mudah, praktis, dan efisien,” ujar Hamim.

Direktur Utama Pupuk Kujang, Panji Winanteya Ruky, mengatakan Nitroku merupakan NPK berbasis nitrat pertama yang diproduksi di Indonesia. Produk ini dikembangkan untuk memberikan nutrisi berkualitas sekaligus memudahkan petani dalam melakukan pemupukan.

“Nitroku dirancang dengan kualitas yang terjaga dan dapat digunakan sejak fase vegetatif hingga generatif. Jadi, petani cukup menggunakan satu jenis pupuk untuk mendukung berbagai fase pertumbuhan tanaman,” ujar Panji.
Produksi Nitroku di dalam negeri juga memberikan keunggulan dari sisi kepastian pasokan. Pupuk Kujang saat ini tengah membangun pabrik NPK Nitrat baru di Cikampek untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat ketersediaan produk bagi petani.

“Selain kualitas, kami ingin memberikan kepastian pasokan. Nitroku diproduksi di dalam negeri dan kapasitas produksinya terus kami perkuat. Dengan demikian, petani tidak perlu bergantung pada produk impor untuk mendapatkan NPK berbasis nitrat berkualitas,” kata Panji.

Lokasi produksi di Cikampek juga relatif dekat dengan Brebes sebagai salah satu sentra bawang merah nasional. Kedekatan tersebut diharapkan mendukung distribusi yang lebih efektif dan menjaga kontinuitas pasokan bagi petani.

(Rusmono)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x