x

Pelantikan & Dialog Kebudayaan KMB UMJ: Dobrak Stagnasi Regenerasi, Siapkan Pemuda Betawi Ambil Peran Strategis Nasional

waktu baca 3 menit
Senin, 5 Okt 2026 15:10 36 redaksi

JAKARTA, Beritafakta.id – Keluarga Mahasiswa Betawi Universitas Muhammadiyah Jakarta (KMB UMJ) resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026–2027. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Dialog Kebudayaan yang digelar di Aula Ikalum Universitas Muhammadiyah Jakarta, 28 September 2026.

Mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas, dan Menggerakkan Generasi Betawi di Tengah Arus Globalisasi”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi KMB UMJ untuk mendorong penguatan peran generasi muda Betawi dalam menghadapi dinamika zaman dan berbagai tantangan sosial.

Dialog kebudayaan tidak hanya membahas persoalan kebudayaan secara teoritis, tetapi juga menyoroti kondisi sosial yang dihadapi generasi muda Betawi, termasuk persoalan regenerasi serta minimnya keberanian sebagian pemuda untuk mengambil peran strategis di tingkat nasional.

Ketua Umum KMB UMJ, Rafi Putra Rabbani, mengatakan keterbatasan ruang bagi generasi muda untuk berkembang salah satunya dipengaruhi minimnya kepercayaan dari generasi senior. Namun, menurutnya, persoalan tersebut juga harus diimbangi dengan evaluasi terhadap kesiapan dan keberanian generasi muda itu sendiri.

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap fakta di lapangan. Hari ini, banyak ruang gerak pemuda Betawi yang tergeser karena mayoritas generasi tua belum mau memberikan kepercayaan penuh untuk proses regenerasi. Namun, di sisi lain, kita juga harus mengkritisi diri sendiri: masih sangat jarang pemuda Betawi yang mau mengambil langkah strategis dan memberikan dampak nyata bagi Indonesia,” ujar Rafi dalam keterangannya.

KMB UMJ menilai perlu adanya pergeseran paradigma generasi muda Betawi, dari sekadar menjadi penonton menjadi aktor yang ikut mengambil peran dalam pembangunan nasional.

Menurut organisasi tersebut, kebudayaan Betawi tidak semestinya berhenti pada romantisme sejarah maupun pertunjukan seni, tetapi dapat menjadi sumber nilai dan semangat dalam mendorong perjuangan di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, hingga kebijakan publik.

“Melalui KMB UMJ inilah pemuda dan pemudi Betawi dibentuk, ditempa, dan disiapkan. Kami hadir sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan SDM Betawi yang berpendidikan, adaptif terhadap arus globalisasi, serta berani mengisi posisi-posisi strategis di Republik ini,” tegasnya.

Pelantikan pengurus dan Dialog Kebudayaan tersebut sekaligus menjadi langkah awal KMB UMJ dalam merancang sejumlah program kerja yang diarahkan pada penguatan literasi, pemberdayaan ekonomi, serta pengawalan kebijakan publik yang mendukung pelestarian budaya Betawi secara inklusif dan berkemajuan.

KMB UMJ juga mengajak seluruh elemen masyarakat Betawi, baik tokoh senior maupun generasi muda, untuk membangun sinergi dan memperkuat komunikasi lintas generasi.

Upaya tersebut dinilai penting untuk meruntuhkan sekat antargenerasi sekaligus menciptakan ruang kolaborasi agar pemuda Betawi mampu mengambil peran lebih besar, baik di tingkat nasional maupun global.

Tentang KMB UMJ

Keluarga Mahasiswa Betawi Universitas Muhammadiyah Jakarta (KMB UMJ) merupakan organisasi kemahasiswaan berbasis kedaerahan dan kebudayaan yang berfokus pada kaderisasi, pemberdayaan pemuda, pengabdian masyarakat, serta pelestarian kebudayaan Betawi dalam bingkai akademis dan kebangsaan.

(Megy)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x