Tidak Terima PKL Digusur Satpol PP, Oknum Satpol PP “Boedy” Berang ke Yusril Koto

Sabtu, 14 Desember 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, beritafakta.id – Oknum ASN Satpol PP Kota Batam Provinsi Kepri sebut saja si “Boedy” melakukan ancaman terhadap warga komplek pertokoan Grand BSI Batam Center Kota Batam Provinsi Kepri, Yusril Koto yang menyampaikan surat permintaan penggusuran PKL di fasum ruang milik jalan depan ruko Grand BSI Batam Center Kota Batam Provinsi Kepri , Jumat (13/12/2024).

Menurut Yusril, si “Boedy” tidak terima salah satu Pkl ayam penyet yang berada fasum tersebut di gusur oleh Tim Satpol PP Batam

Diterangkan Yusril, sekitar satu jam selesai penggusuran dan tim penggusuran Satpol PP Batam meninggalkan lokasi, tanpa di duga si “Boedy” yang berpakaian dinas Satpol PP bersama beberapa pemilik PKL yang di gusur mendatangi tempat usaha Yusril Koto di ruko Grand BSI Blok A2 Nomor 6 Batam Center Kota Batam Provinsi Kepri.

Lanjut Yusril lagi, semula si “Boedy” dengan garangnya menunjuk dan mengajak Yusril Koto untuk berbicara di tempat para PKL yang di gusur berkumpul, namun Yusril menolak karena menyadari beresiko dan mengancam dirinya.

Masih Yusril lagi, karena sikap oknum ASN Satpol PP Boedy tidak pantas dengan marah, Lantas Yusril mengambil handphone untuk merekam kejadian tersebut

Diceritakan Yusril seperti pada video viral ditonton lebih 1,3 juta viewers di akun tiktoknya, terlihat
si “Boedy” tidak terima marah kepada Yusril karena PKL ayam penyet di gusur, sambil meninggalkan tempat kejadian mengatakan “AWAS KAU YA”

“Yusril koto angkat bicara setelah mendapat ancaman dari si “Boedy”, Yusril menilai bahwa sebagai ASN sikapnya melanggar kode etik ASN, dan bertentangan dengan tupoksi Satpol PP sebagai Penegak Perda Kota Batam.

“Seharusnya si “Boedy mendukung saya sebagai warga yang telah berperan membantu menegakan Perda Batam tentang Ketertiban Umum, bukan memarahi saya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, si “Boedy” malah melaporkan Yusril ke Polresta Barelang Kota Batam atas dugaan pencemaran nama baik,

“Tentu kita akan berupaya untuk melaporkan balik agar perilaku si “Boedy” diberi sanksi., tutupnya.

SimonT/Tim

Berita Terkait

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan
Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.
Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah
Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah
Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program
Teknis Penjaringan Perangkat Desa Purwasaba di laksanakan Dua Tahap dari KUA Hingga BKD.
Wabup Brebes Pastikan Bantuan dan Tanggul Darurat Demi Keselamatan Warga
DPK KNPI Cipondoh Desak Kejelasan Status Gedung Pemuda, Aktivitas Pemuda Terhambat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:21 WIB

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:44 WIB

Bupati Amalia: Pasar Ikan Lengkong Perkuat Peran Strategis Banjarnegara di Program Nilasari.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:58 WIB

Wujudkan Indonesia Asri, Sinergitas TNI-Polri Kompak Bersihkan Pantai Randusanga Indah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:56 WIB

Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Brebes Gelar Pasar Murah

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:53 WIB

Melalui Zoom, Presiden Luncurkan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Pangan, Polres Kendal Siap Amankan Program

Berita Terbaru

Nampak situasi lokasi di dalam pasar, dengan Los yang nyaman bagi Pedagang ikan yang nantinya berjualan di Pasar Ikan Air Tawar Lengkong. (Dok.Kominfo BNA/beritafakta.id).

Berita

Embrio Pasar Ikan Lengkong, Angin Segar Bagi Petani Ikan

Minggu, 15 Feb 2026 - 12:21 WIB