Pendampingan Trauma Healing Terhadap Korban Musibah Bencana Alam di Cisarua Bogor

Selasa, 4 Maret 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, beritafakta.id – Bencana alam tanah longsor yang menimpa warga Cisarua Kabupaten Bogor yang menelan satu orang korban jiwa serta mengubur barang barang berharga milik warga, menyisakan luka yang mendalam dan menciptakan trauma bagi seluruh warga yang mengalami dan menyaksikan kejadian tersebut.

Peristiwa banjir bandang musibah bencana alam tersebut terjadi mulai pada hari Minggu 2 Februari 2025 sekira mulai pukul 13.30 wib sampai dengan malam hari, di mana hujan sangat lebat dan mengakibatkan ada beberapa wilayah di Cisarua kabupaten Bogor terkena dampak musibah tanah longsor, jembatan ambruk dan sebagainya, sampai menelan satu orang jiwa yang hanyut dalam banjir bandang tersebut dan baru hari sudah berhasil di temukan jasadnya berkat kerja keras BPBD, pihak Kepolisian, TNI, Sat Pol PP dan Stakeholder Pemerintah Lainnya juga bantuan warga masyarakat sekitar.

Perintah langsung Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro,.SH,.SIK,.MH Guna memulihkan kestabilan mental seluruh warga Kampung di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, langsung hari ini memerintahkan para Polwan Polres Bogor untuk bisa melakukan Kepedulian Kemanusiaan terhadap para warga masyarakat yang terkena dampak dari musibah bencana alam tersebut untuk melakukan giat pendampingan Psikologi Trauma Healing kepada seluruh warga korban bencana tanah longsor yang tinggal di pengungsian, dan kita pun sudah mendirikan Posko bersama Pemerintahan Kabupaten Bogor,” ujar Kapolres Bogor AKPB Rio.

Polwan Polres Bogor yang saat ini ditugaskan ke lokasi TKP musibah bencana alam tersebut sudah melakukan tugasnya dalam menghibur anak-anak dan para orangtua untuk tetap sabar, kuat dan ikhlas dalam menghadapi ujian cobaan musibah bencana alam ini, dan terlihat semua warga masyarakat khususnya anak-anak sangat terhibur, dan tidak lupa juga diberikan kebutuhan yang saat ini mereka butuhkan dari mulai sandang pangan, agar mentalnya bisa segera pulih dan tidak merasa ketakutan akan adanya musibah bencana alam susulan, itupun perlu menjadi kewaspadaan kita bersama walau masih diselimuti bayangan musibah bencana alam itu terjadi.(*)

Berita Terkait

Timbulkan Korban Jiwa, Warga Minta PJU Segera Dipasang di Jalan Penghubung Dua Desa Banjaranyar dan Krasak
Rengkuh 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur
Seorang Siswa SD Alami Memar dan Trauma, Akibat di Bully Teman Sekelasnya
Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh
Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo
Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan
Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.
Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:43 WIB

Timbulkan Korban Jiwa, Warga Minta PJU Segera Dipasang di Jalan Penghubung Dua Desa Banjaranyar dan Krasak

Jumat, 17 April 2026 - 06:41 WIB

Rengkuh 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur

Kamis, 16 April 2026 - 19:58 WIB

Pererat Sinergi, Kapolres Kendal Temui PTPN IX Merbuh dan Dewan Buruh

Kamis, 16 April 2026 - 19:33 WIB

Syawalan 1447 H, DWP Brebes Gelar Halal Bihalal Meriah dengan Bazar UMKM di Pendopo

Kamis, 16 April 2026 - 19:31 WIB

Mewakili Bupati, Ineke Sampaikan PMI Mitra Strategis Penanganan Masalah Sosial dan Kebencanaan

Berita Terbaru