Tanam 50000 Pohon Mangrove, Lindungi Pantai dan Pemukiman dari Abrasi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Sebanyak 50 ribu batang pohon mangrove ditaman di kawasan pesisir utara Brebes, Jawa Tengah. Reboisasi hutan pantai ini bertujuan untuk melindungi kawasan pesisir dari abrasi.

Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan di kawasan pantai Dukuh Pandansari Desa Kaliwlingi oleh IIF atau Indonesia Indah Foundation dan Square Resources Holdings Singapore Pte Ltd. Pelaksanaan penanaman ini sekaligus untuk memperingati HUT RI ke 80 tahun 2025.

Penanaman mangrove tahun ini merupakan bagian dari komitmen tiga tahun untuk menanam 150.000 bibit mangrove di Desa Kaliwlingi. Tujuannya melindungi pesisir dan membekali penduduk setempat dengan edukasi tentang keberlanjutan dan ekowisata.

Rusjan, Ketua Kelompok Masyarakat Pelestari Hutan Pantai (KMPHP Mangrovesari) menjelaskan penanaman ini sangat berguna untuk melindungi kawasan pesisir dari abrasi. Mantan Kades Kaliwlingi ini menceritakan, sejak tahun 1963, pesisir Pandansari, Desa Kaliwlingi, telah dihadapkan pada permasalahan abrasi dan erosi pantai.

Pandansari, kata Rusjan adalah salah satu wilayah yang mengalami abrasi parah di Kabupaten Brebes dan telah mencapai tingkat abrasi ekstrem. Akibat erosi pantai, total 800 hektar lahan produktif lenyap oleh air laut.
Karena itu, langkah pencegahan yang potensial adalah menanam atau reboisasi mangrove disepanjang garis pantai.

Dijelaskan, abrasi yang terjadi berdampak signifikan terhadap penduduk Kaliwlingi. Warga dihadapkan pada kenaikan muka air laut dan hilangnya lahan produksi akuakultur. Program penanaman mangrove selama tiga tahun yang dijalankan oleh IIF, bersama sangat mebantu warga dari ancaman abrasi.

“Terima kasih kepada Indonesia Indah Foundation dan Square Resources, rencana penanaman mangrove total 25 hektar selama lima tahun akan terwujud. Hutan mangrove akan meluas, dan flora serta fauna akan sangat diuntungkan dengan adanya ruang hijau tambahan. Dukungan tahunan dari IIF dan Square memberi kami semangat yang lebih besar dalam menghadapi ketidakpastian kondisi alam,” ujar Rusjan, Rabu (20/8).

Program penanaman mangrove ini melibatkan kalangan pelajar. Mereka diberi edukasi soal perlindungan lingkungan dengan slogan ‘Saya Pahlawan Lingkungan’. Program ini diharapkan memberikan pendidikan lingkungan keberlanjutan kepada anak-anak sekolah setempat.

Kevin Kanamori, CEO Square Resources Holding Singapore Pte Ltd menegaskan, mendukung kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh IIF. Inisiatif penanaman mangrove ini, kara Kevin mencerminkan komitmen terhadap keberlanjutan jangka panjang di Indonesia.

“Melalui kemitraan kami dengan Indonesia Indah Foundation, kami bangga dapat berkontribusi dalam menjaga masa depan Brebes sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi generasi mendatang. Kami memulai tahap pertama dari rencana penanaman 150.000 bibit mangrove pada tahun 2023,” jelas Kevin.

Terpisah, Angela Jelita Richardson, Co-Founder of Indonesia Indah Foundation, menyampaikan penanaman tahun ini telah mencapai 150 ribu pohon. Dua tahun sebelumnya, setiap momen HUT RI dilakukan penanaman 50 ribu secara bertahap.

“Kami telah mencapai akhir dari rencana tiga tahun kami untuk menanam pohon mangrove tahun ini. Dedikasi Square Resources untuk mendukung masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Brebes sangat kami hargai. Tujuan kami dengan penanaman mangrove untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia. Menciptakan dampak positifyl yang akan berdampak jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Angela.

Berita Terkait

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak
Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar
Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48 WIB

Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Berita Terbaru