Penjaringan Calon Ketua DPC PDIP Brebes Dinilai Tak Transparan, Waket DPC : Penjaringan Sesuai Prosedur

Kamis, 18 September 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Beritafakta.id – Sejumlah kader PDIP Kabupaten Brebes menuding, penjaringan calon Ketua DPC PDIP tidak transfaran. Mereka menyebut, nama Cahrudin yang diusulkan sejumlah PAC ternyata tidak diterima dalam forum tingkat kabupaten.

Tudingan tidak transfaran salah satunya disampaikan oleh Supri, Sekretaris Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Kecamatan Kersana. Supri menyebut penolakan nama Cahrudin makin membuka mata bila panitia penjaringan diduga bermain karena tidak memperhatikan suara kader di bawah. Dimana usulan nama Cahrudin lahir dari hasil musyawarah dan aspirasi kader di akar rumput.

“Ini ada apa dengan panitia penjaringan, kok nama Cahrudin ditolak forum. Pada itu muncul dari usulan musyawarah kader di arus bawah. Kalau aspirasi ini tidak dihargai, berarti suara kader dibawah dianggap tidak penting, seolah-olah penjaringan ini jadinya dagelan saja,” kata Supri di Brebes, Rabu (17/9)

Penilaian yang sama juga disampaikan Sekretaris PAC PDI Perjuangan Jatibarang, Sudaryanto. Dia menduga proses Pemilihan Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes terkesan sudah disetting sebelum forum resmi digelar.

“Seolah-olah sudah ada skenario. Padahal seharusnya mekanisme pemilihan berjalan terbuka dan melibatkan seluruh PAC. Jika tidak, ini bisa dianggap melanggar aturan partai,” kata Sudaryanto.

Sementara itu, Bagus Handoko, mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Paguyangan menilai, situasi ini mencerminkan lemahnya transparansi dan keadilan di internal partai.

“Demokrasi partai tidak boleh hanya jadi slogan. Kalau kader di tingkat bawah tidak merasa didengar, maka soliditas partai justru bisa melemah,” tegas Bagus.

Kekecewaan sejumlah PAC ini menjadi sinyal adanya dinamika serius menjelang penentuan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes. Para kader berharap agar suara dari bawah tetap dihormati sehingga proses politik internal berjalan sehat dan demokratis.

Tudingan tidak transfaran selama proses penjaringan calon Ketua DPC PDIP Brebes dibantah Mashadi. Pria yang menjabat Wakil Ketua DPC PDIP Brebes ini menjelaskan, proses penjaringan sudah sesuai dengan mekanisme partai. Dimana tiap PAC berhak mengusulkan nama nama calon ketua DPC. Dia mengungkap, mayoritas PAC mengusulkan nama Indra Kusuma sebagai calon ketua.

“Dari total PAC di Brebes yang mengikuti rapat penjaringan baik di Kantor DPC PDIP Brebes dan Pendopo Bumiayu, Indra Kusuma diusulkan oleh seluruh PAC. Di bawahnya, M Taufik diusulkan oleh 8 PAC, dan Tri Murdiningsih oleh 5 PAC. Untuk calon Ketua DPD PDIP Jawa Tengah ada nama-nama seperti Fx Hadi Rudyatmo, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau Pingka Haprani, dan Ahmad Saeful Ansori muncul dalam bursa usulan dari PAC,” beber Mashadi.

Dia melanjutkan, proses penjaringan digelar di dua lokasi. Pertama berlangsung di Kantor DPC bersama 11 PAC dari berbagai kecamatan wilayah pantura dan tengah secara bertahap. Kemudian rapat kedua digelar di Pendopo Bumiayu, dihadiri oleh 6 PAC dari wilayah selatan Brebes.

“Ini bukan soal siapa yang paling populer, tapi siapa yang paling siap menjaga marwah partai. Kami ingin pemimpin yang tegak lurus, loyal, dan bisa merangkul semua elemen,” kata Mashadi.

Terkait adanya pihak yang tidak puas, Mashadi menyarankan agar mengajukan gugatan melalui mekanisme partai. Mereka bisa menggugat melalui Mahkaman Partai.

“Aturan dalam penjaringan ini juga sudah diplenokan dan saya yakin mereka sudah paham aturan ini. Jika ada yang tidak puas itu hak mereka, silakan bisa mengadukan ke Mahkamah Partai,” tandas Mashadi.

Terpisah, Indra Kusuma, Ketua DPC PDIP Brebes yang juga calon terkuat menegaskan, nama Cahrudin hanya diusulkan beberapa orang saja. Sedang kebanyakan pengurus cabang mengusulkan nama lain termasuk dirinya.

Indra meneruskan, sesuai surat Instruksi Ketua Umum DPP PDIP nonor 44/IN/DPP/IX/2025 disebutkan dalam point 5: Di dalam melakukan penjaringan calon-calon ketua partai di tingkatannya masing masing, wajib mengedepankan kader partai yang telah terbukti loyalitas, dedikasi dan kematangan ideologi serta kepemimpinan dan kemampuan mengorganisir rakyat.

“Semua calon harus loyal terhadap instruksi partai tapi pada kenyataanya, Cahrudin tidak loyal. Terbukti pada pilkada kemarin, dia memilih kotak kosong, padahal sudah ada rekom dari DPP untuk memenangkan pasangan Mitha – Wurja,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.
Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki
Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya
CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Ubah Paradigma RSUD Brebes dalam Pelayanan Pasien, Direktur Adhi : Keramahan Petugas Dedikasi Kami
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:37 WIB

Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:13 WIB

Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:54 WIB

Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:44 WIB

CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM

Berita Terbaru