Pengusaha Belanda Kay Bantah Terlibat Kasus Narkoba yang Menjerat Daniel Domalski di Bali

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Bali — 28 Oktober 2025
Pengusaha asal Belanda, Keje Martijn atau yang akrab disapa Kay, akhirnya angkat bicara menanggapi munculnya namanya dalam kasus narkoba yang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar, dengan terdakwa Daniel Domalski.

Melalui kuasa hukumnya, Kay menyampaikan bantahan dan klarifikasi kepada tim media dan aparat hukum. Dalam keterangannya yang disampaikan melalui sambungan video call dari Belanda, Kay menyebut bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan perkara tersebut.

“Saya bukan pelaku, bukan saksi, bahkan tidak pernah dipanggil atau diperiksa oleh pihak kepolisian. Tuduhan-tuduhan yang mengaitkan saya tidak benar,” ungkap Kay.

Ia menegaskan bahwa vila miliknya di kawasan Sanur, Denpasar, hanyalah tempat tinggal pribadi dan tidak pernah digunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum. Kay juga mengaku mengetahui bahwa namanya disebut oleh pihak tertentu dalam sidang, yang menurutnya merupakan bentuk pengalihan tanggung jawab.

Kronologi dan Kesaksian Staf

Kay menuturkan bahwa dirinya terakhir bertemu Daniel pada April lalu, ketika Daniel datang dengan emosi tinggi dan berteriak mencari seseorang bernama “Lima”.

“Ia marah-marah tanpa alasan yang jelas. Saya dan staf sempat kebingungan. Setelah itu, saya tidak pernah melihatnya lagi,” jelas Kay.

Salah satu staf bar milik Kay, Ozy, turut membenarkan hal tersebut.

“Tidak pernah ada kegiatan mencurigakan. Kami hanya tahu Daniel datang marah-marah, lalu pergi. Setelah itu tidak muncul lagi,” katanya.

Kuasa Hukum: Klien Siap Bersikap Kooperatif

Kuasa hukum Kay menegaskan bahwa kliennya siap memberikan keterangan tambahan apabila diminta oleh aparat penegak hukum Indonesia.

“Kay bukan bagian dari perkara ini. Klarifikasi ini kami sampaikan agar tidak ada kesalahpahaman publik,” ujarnya.

Sidang kasus Daniel Domalski sendiri masih bergulir di PN Denpasar, dan hingga kini belum ditemukan bukti yang menunjukkan keterlibatan pihak lain di luar terdakwa utama.

(Bram S)

Berita Terkait

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak
Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar
Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta
Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Praktik Culas Absensi Fiktif ASN Pemkab Brebes Berjalan Sejak 2024
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48 WIB

Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar

Kamis, 30 April 2026 - 19:20 WIB

Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Makin Rawan di Kabupaten Bekasi, SDN Sukaraya 01 Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kamis, 30 April 2026 - 09:12 WIB

Desa Jatilawang Terimbas Angin Puting Beliung, 20 Rumah Milik Warga Mengalami Kerusakan

Berita Terbaru