Batam – BeritaFakta.id
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan memberdayakan warga binaan melalui kegiatan pembagian hasil panen 300 ikat selada segar kepada pengunjung serta masyarakat sekitar.
Selada tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian budidaya hidroponik yang bekerja sama dengan CV Sello Hijau Lestari, dan sepenuhnya dikelola oleh warga binaan Rutan Batam.
Program ini menjadi bagian penting dari upaya Rutan Batam untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian, produktivitas, serta keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah kembali ke masyarakat. Melalui pelatihan dan praktik langsung, para peserta belajar teknik bertani modern berbasis hidroponik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap kerja keras warga binaan, tetapi juga sebagai wujud kedekatan antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat luas.
“Pembagian hasil panen ini merupakan bentuk kedekatan Pemasyarakatan dengan masyarakat agar dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka, sesuai dengan moto ‘Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat’,” ujar Fajar.
Lebih lanjut, Fajar menambahkan bahwa Rutan Batam tidak hanya berperan sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi diri warga binaan.
“Kami berterima kasih kepada CV Sello Hijau Lestari yang telah membantu jalannya program ini. Semoga keterampilan yang diperoleh warga binaan dari pembinaan hidroponik dapat mereka terapkan saat kembali ke masyarakat nanti,” tambahnya.
Selada hasil panen warga binaan tersebut dibudidayakan dengan sistem hidroponik tanpa pestisida, menghasilkan sayuran segar, sehat, dan berkualitas tinggi. Masyarakat penerima hasil panen tampak antusias dan mengapresiasi langkah positif Rutan Batam dalam menciptakan pembinaan yang bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rutan Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi lainnya, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap proses reintegrasi sosial serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
(Simon T)






