Normalisasi Sungai Dipercepat, Banjarnegara Fokus Kurangi Risiko Banjir di Kalibening

Sabtu, 8 November 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara bergerak cepat menangani ancaman banjir yang kerap terjadi di Kecamatan Kalibening. Melalui kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), proses normalisasi sungai kini dipercepat agar dapat segera mengurangi potensi luapan air saat musim hujan.

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan bahwa normalisasi sungai di wilayah Kalibening sudah berjalan dan kini mencapai sekitar setengah dari total pekerjaan. Menurutnya, langkah percepatan ini merupakan bentuk tanggap pemerintah terhadap persoalan banjir tahunan yang merugikan masyarakat.

“Proses normalisasi ini sudah berjalan dan kami harapkan bisa segera rampung. Semoga setelah pekerjaan selesai, banjir tidak lagi menjadi masalah di Kalibening,” ujar Bupati Amalia saat meninjau lokasi banjir, Kamis (6/11/2025).

Bupati yang akrab disapa Amel itu menambahkan, sempat terjadi kendala di lapangan terkait akses alat berat. Namun, pihaknya telah melakukan pendekatan dan edukasi kepada warga agar pekerjaan dapat berlanjut. “Alhamdulillah, warga memahami pentingnya program ini, dan pekerjaan bisa dilanjutkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Kalibening, Chasanudin, menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah pendangkalan di titik pertemuan tiga sungai, yakni Sungai Sindu, Tersana, dan Brukah. Kondisi tersebut membuat air meluap ketika curah hujan tinggi, menggenangi lahan pertanian hingga permukiman warga.

“Banjir ini hampir setiap tahun menimbulkan kerugian. Sawah dan kebun teh tergenang, bahkan kadang air mulai masuk ke rumah warga,” katanya.

Adapun wilayah terdampak mencakup Desa Sirukun, Sidokangen, Mojotengah, Kalibening, dan Sikumpul. Karena sifatnya mendesak, program normalisasi yang semula dijadwalkan tahun 2026 akhirnya dipercepat menggunakan anggaran darurat BBWSSO sejak September 2025.

Selain normalisasi, pemerintah juga akan memperkuat tanggul sungai dengan bronjong di titik-titik rawan longsor dan erosi untuk mencegah pendangkalan ulang.

“Beberapa lokasi akan dipasang bronjong karena erosi membuat sungai cepat dangkal. Dengan langkah ini, kami berharap banjir bisa diatasi secara berkelanjutan,” jelas Chasanudin.

Pemkab Banjarnegara optimistis, percepatan normalisasi dan penguatan tanggul dapat menjadi solusi jangka panjang bagi warga Kalibening agar terbebas dari banjir musiman.

(Alda)

Berita Terkait

Pemkab Brebes Salurkan 105.000 Benih Kakap Putih untuk Pokdakan, Perkuat Ketahanan Pangan
TNI dan Polisi Harus Bersama Tertibkan PETI di Kotanopan Demi Tepis Isu Konflik Keamanan.
Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Polda Jateng Imbau Masyarakat Rencanakan Perjalanan Dengan Baik
Satma AMPI Madina Tantang Aparat Bongkar Dugaan PETI Kota Nopan, Jangan Ada Tebang Pilih Penegakan Hukum.
Pererat Silaturahmi, Satma AMPI Madina Bersama DPK STAIN Madina Berbagi Takjil untuk Masyarakat
DPD RI Cek Stok Bulog DIY, Pastikan Harga Pangan Terkendali Jelang Lebaran
Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Brebes Salurkan 105.000 Benih Kakap Putih untuk Pokdakan, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:44 WIB

TNI dan Polisi Harus Bersama Tertibkan PETI di Kotanopan Demi Tepis Isu Konflik Keamanan.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:34 WIB

Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Polda Jateng Imbau Masyarakat Rencanakan Perjalanan Dengan Baik

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:06 WIB

Satma AMPI Madina Tantang Aparat Bongkar Dugaan PETI Kota Nopan, Jangan Ada Tebang Pilih Penegakan Hukum.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pererat Silaturahmi, Satma AMPI Madina Bersama DPK STAIN Madina Berbagi Takjil untuk Masyarakat

Berita Terbaru