UMKM Pertamina: Dari Lebah, Tuntun 3 Buah Hati Bisa Berkuliah

Selasa, 11 November 2025 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Tiwi Nurhasanah, perempuan asal Garut ini memiliki usaha yang bergerak di bidang budidaya lebah dengan nama Rumah Madu Simpul Hati. Ia menjual produk madu dari mentah, hingga selesai diolah. Selain madu, produk Propolis, Royal Jelly, Bee Pollen juga laris manis diserbu konsumen.

Tak hanya mengelola peternakan sendiri, ia juga membina kelompok-kelompok tani madu di berbagai wilayah Indonesia. Bukan hanya sekadar pembudidaya madu, tapi Tiwi juga penebar manfaat dari setiap tetes keajaiban yang dihasilkan makhluk kecil bersayap itu.

Ia memiliki mimpi ingin mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai kekayaan lebah Nusantara, agar lebih luas lagi manfaatnya.

“Madu ini merupakan suplemen terbaik untuk makhluk hidup, kita mencoba belajar sekaligus menebar manfaat bahwa lebah bisa menjadi obat untuk manusia. Sebelum ada Pertamina kita kesulitan dalam mengedukasi masyarakat, orang biasanya suka dengan madu import, tapi produk madu dari dalam negeri tidak dilirik. Setelah ada Pertamina akhirnya kita bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang madu dan produk turunannya,” jelasnya.

Rumah Madu Simpul Hati adalah salah satu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero). Melalui program UMKM, Pertamina turut mendampingi dan memfasilitasi UMKM binaannya dengan berbagai pelatihan, mentoring hingga sertifikasi usaha yang diperlukan.

Dukungan Pertamina tersebut tak hanya memperluas pasar, juga membuka pintu kolaborasi dengan dunia akademik. Kini, tempat usahanya sering menjadi lokasi penelitian mahasiswa farmasi dari berbagai universitas di Indonesia.

“Kami jadi kenal banyak apoteker dan peneliti. Mereka melakukan riset tentang produk lebah langsung di sini. Apalagi kita memiliki produk kesehatan dan kosmetik yang membutuhkan dukungan ilmu farmasi,” katanya sambil tersenyum.

Namun, kebahagiaan terbesar baginya bukan semata soal bisnis, melainkan perubahan nyata perekonomian di keluarganya serta petani lebah lainnya. Dari hasil usaha madu dan dukungan Pertamina, kini ketiga anaknya bisa menempuh pendidikan tinggi.

“Alhamdulillah dari bisnis ini, anak-anak saya bisa kuliah ke jenjang lebih tinggi lagi. Anak nomer 1 dan nomer 2 sudah S2, sedangkan nomer 3 sekarang sudah S1, itu yang luar biasa buat saya karena saya dan suami saja cuma tamatan SMA. Dari sini jadi ada peningkatan, itu hadiah paling besar untuk saya,” ucapnya.

Kini, harapannya sederhana, semoga masyarakat Indonesia makin mencintai produk dalam negeri. Sehingga masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat produk dari lebah alam di Nusantara.

“Kalau masyarakat sudah mengenal produk dari alam Indonesia, pasti percaya bahwa kualitasnya juga luar biasa. Mimpi saya, semoga suatu saat bisa punya pabrik kosmetik atau produk kesehatan yang semuanya berbasis dari lebah alam Indonesia,” pungkasnya penuh keyakinan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan, pengembangan dan pendampingan UMKM merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor kreatif. “Menjadi kebanggaan bagi kita semua, apabila UMKM tidak hanya berdikari namun bisa ikut menggandeng wirausahawan di sekitarnya sehingga memberi kebaikan bagi lebih banyak masyarakat,” jelas Baron.

TJSL Pertamina ini sejalan dengan Asta Cita poin ke-3 dari pemerintah, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI
M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah
Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan
Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025
Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025
Strategi Juragan Tahu Nono Hadapi Lonjakan Harga Dengan Kemauan, Kerja Keras & Jujur
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:25 WIB

Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:38 WIB

M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:04 WIB

Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:51 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WIB

Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai

Berita Terbaru