JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) kembali menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dengan memaparkan strategi dan inovasi keterbukaan informasi publik dalam Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Pusat (KIP) di Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/11).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya sekaligus Dewan Pembina PPID, Muhammad Fauzan, memaparkan berbagai capaian perusahaan dalam pengelolaan layanan informasi publik. Ia menegaskan bahwa PPID menjadi garda terdepan dalam memastikan keterbukaan informasi berjalan optimal di lingkungan Hutama Karya.
“Layanan informasi kami dikelola secara terstruktur, memanfaatkan kanal digital, dan diperkuat peningkatan kapasitas tim untuk memastikan budaya keterbukaan terintegrasi di seluruh lini perusahaan,” ujarnya.
Hutama Karya juga menargetkan untuk terus mempertahankan predikat informatif dari KIP serta menerapkan standar regional keterbukaan informasi guna memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.






