Zuli Zulkipli, S.H.: “Buruh Perempuan Jangan Dieksploitasi, LBH ARJUNA Bakti Negara Siap Berikan Advokasi dan Bantuan Hukum”

Senin, 24 November 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Beritafakta.id — Senin (24/11/2025), Praktisi Hukum asal Kabupaten Bekasi yang juga Direktur LBH ARJUNA Bakti Negara, Zuli Zulkipli, S.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas masih maraknya praktik eksploitasi terhadap buruh perempuan di berbagai sektor industri. Menurutnya, buruh perempuan masih menjadi kelompok paling rentan menghadapi ketidakadilan, mulai dari beban kerja berlebih hingga tindakan intimidatif dari pihak perusahaan.

“Hari ini saja beberapa laporan baru kembali masuk. Ini menunjukkan bahwa persoalan buruh perempuan belum selesai,” ujar Zuli. Ia menegaskan bahwa LBH ARJUNA terus menerima berbagai aduan terkait pelanggaran hak normatif yang sebenarnya sudah diatur jelas dalam undang-undang. “Buruh perempuan jangan dieksploitasi. Kami dari LBH ARJUNA siap memberikan advokasi dan bantuan hukum,” tegasnya.

LBH ARJUNA Bakti Negara, kata Zuli, mencatat masih banyak perusahaan yang melakukan praktik merugikan buruh perempuan. Beberapa di antaranya adalah tidak diberikannya hak cuti haid, cuti melahirkan, hingga pemotongan upah secara sepihak. “Ini masalah serius. Hak-hak mendasar buruh perempuan saja masih ada yang diabaikan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen, LBH ARJUNA terus membuka layanan pengaduan bagi para buruh perempuan yang mengalami perlakuan tidak adil. Zuli menegaskan bahwa buruh perempuan berhak mendapatkan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan dari berbagai bentuk tekanan di lingkungan kerja. “Kami siap mendampingi sampai tuntas, baik melalui mekanisme perundingan maupun proses hukum,” tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, Zuli juga mengajak serikat pekerja, aktivis perempuan, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap penerapan aturan ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan terhadap buruh perempuan tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya membangun budaya kerja yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

Di akhir wawancara, Zuli Zulkipli berharap adanya peningkatan dukungan publik serta peran aktif lembaga bantuan hukum dapat menekan angka eksploitasi terhadap buruh perempuan. “Ini perjuangan bersama. Kami ingin memastikan buruh perempuan dihormati, dilindungi, dan tidak lagi menjadi korban pelanggaran hak,” pungkasnya.

(Haris Pranatha)

Berita Terkait

Rehabilitasi Jalan Desa Memperlancar Aksebilitas Warga dan Konekvitas Antar Wilayah
Harganas ke-33, Pemkab Brebes Berikan Penghargaan kepada Penggerak Keluarga Berkualitas
Gema Pajak Brebes Diluncurkan, Perkuat PAD untuk Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik
Tangis Istri Korban Truk Rem Blong di Bekasi Pecah: “Anak Saya Masih Kecil, Rumah Masih Nyicil”
KOPDARNAS XI FKPPI di Tangerang Selatan Berakhir, KOPDARNAS XII Siap Digelar di Palembang
Dukung MBG Jalan Terus, Relawan SPPG Dan UMKM di Brebes Demo
Petani Banjarnegara Kebagian Bantuan Alsintan dan Jalan Usaha Tani Senilai Miliaran Rupiah
Diduga Rem Blong, Truk Wing Box Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:48 WIB

Rehabilitasi Jalan Desa Memperlancar Aksebilitas Warga dan Konekvitas Antar Wilayah

Senin, 29 Juni 2026 - 19:45 WIB

Harganas ke-33, Pemkab Brebes Berikan Penghargaan kepada Penggerak Keluarga Berkualitas

Senin, 29 Juni 2026 - 19:42 WIB

Gema Pajak Brebes Diluncurkan, Perkuat PAD untuk Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 19:40 WIB

Tangis Istri Korban Truk Rem Blong di Bekasi Pecah: “Anak Saya Masih Kecil, Rumah Masih Nyicil”

Senin, 29 Juni 2026 - 18:55 WIB

KOPDARNAS XI FKPPI di Tangerang Selatan Berakhir, KOPDARNAS XII Siap Digelar di Palembang

Berita Terbaru