TEKAD Kemendes: Percepat Ekonomi Indonesia Timur

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

beritafakta.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Sekjen Kemendes PDT) Taufik Madjid mengatakan bahwa program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) akan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia Timur.

Hal tersebut ia katakan saat membuka Workshop Nasional Pembangunan Komitmen Pemerintah sasaran Program TEKAD 2025 di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (29/8/2025) malam.

Menurutnya, TEKAD merupakan satu dari sekian banyak program yang digulirkan oleh pemerintah untuk pemerataan pembangunan di Indonesia Timur. Apalagi, saat ini masih ada hampir 11.000 desa kategori tertinggal dan sangat tertinggal di Indonesia yang mayoritas berada di wilayah Indonesia Timur.

Program TEKAD juga didesain untuk meningkatkan pendapatan keluarga yang basicnya harus bertumpu pada potensi dan sumber daya yang ada di masing-masing desa.

“Harapannya program TEKAD ini akan menstimulasi untuk mendorong percepatan agar desa dengan kategori tertinggal dan sangat tertinggal bisa keluar menjadi desa yang maju dan mandiri,” ujar Taufik.

Lebih lanjut ia mengatakan, program TEKAD satu nafas dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029 yang disusun oleh Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) berdasarkan visi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam RPJMN tersebut ada tiga hal yang sangat penting yang harus dilakukan. Pertama adalah memerangi kemiskinan di desa-desa. Kedua, meningkatkan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan yang ketiga adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Tiga nafas ini yang harus menjadi bagian penting dari aneka kebijakan dan program untuk masuk ke desa-desa. Untuk itu, program TEKAD merupakan rangkaian yang kita ingin menyahuti nafas yang ada dalam perintah RPJMN 2025-2029,” ungkap Taufik.

Sementara itu, Country Programme Officer IFAD Indonesia Yumi Sakata mengatakan bahwa program TEKAD adalah program inovatif yang sangat penting dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di desa dan sebagai upaya transformasi untuk meningkatkan pertumbuhan di Indonesia bagian Timur.

Menurutnya, target utama program TEKAD adalah lebih dari 1.000 desa yang menyasar 150.000 rumah tangga dan akan bermanfaat bagi lebih dari satu juta orang yang tinggal di daerah program ini dilaksanakan.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat, mendukung dan berkolaborasi bersama-sama melaksanakan program TEKAD, baik pemangku kebijakan hingga tempat program ini dilaksanakan, baik di nasional maupun di desa-desa.

“TEKAD dampaknya sangat signifikan terutama untuk mereka yang tinggal di wilayah-wilayah yang jauh di dalam Indonesia. Kebanggaan bagi kami menjadi bagian dari program TEKAD, dalam workshop nasional ini untuk memberdayakan masyarakat di pedesaan,” ujar Yumi Sakata.

Sebagai informasi, Program TEKAD merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa agar mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang cepat, berkelanjutan dan inklusif di Indonesia Timur.

Program TEKAD berlokasi di 9 Provinsi wilayah Timur Indonesia, yaitu Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur.

Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Dirjen PEID Kemendes PDT Tabrani, Country Programme Officer IFAD Indonesia Yumi Sakata, Staf Khusus Menteri Andi Rahma, Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman serta jajaran Forkopimda.

Berita Terkait

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi
Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC
SMART 171 Salurkan Air Bersih untuk 1.000 Warga Gaza di Tengah Blkokade Air
Kementerian PU Tuntaskan Pengerukan Muara Batang Kuranji, Perkuat Pengendalian Banjir di Kota Padang
Kado Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Raih Penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:33 WIB

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Sumbawa Barat Terpenuhi, Kementerian PU Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WIB

Penanganan Darurat di Bendung Karet Welahan Bum Jepara Jaga Pasokan Air Irigasi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:55 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen DKI Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:06 WIB

Terbongkar! 3,37 Ton Cannabis Buds Disita, Kapuslab BNN Ungkap Bisa Diolah Jadi 2,27 Juta Vape THC

Berita Terbaru