Zuli Zulkipli, S.H., Direktur LBH Arjuna: Pintu Tol Karawang Barat Wajib Dibangun Flyover, Kemacetan Sudah Jadi Rutinitas

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ARJUNA, Zuli Zulkipli, S.H., berpandangan dan menilai pembangunan flyover di kawasan Pintu Tol Karawang Barat merupakan kebutuhan mendesak. Pasalnya, kemacetan di titik tersebut hampir terjadi setiap hari dan telah menimbulkan dampak sosial serta ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut Zuli Zulkipli, S.H kondisi lalu lintas di kawasan tersebut tidak lagi sekadar padat merayap pada jam sibuk, melainkan sudah mencapai titik stagnasi yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
“Setiap pagi dan sore, kendaraan bisa tersendat hingga lebih dari satu jam hanya untuk melintasi area pintu tol. Ini jelas tidak efisien dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/10/2025).

Ia menambahkan, letak pintu tol yang berdekatan dengan area komersial, permukiman padat, serta akses menuju kampus dan perkantoran menjadi salah satu faktor utama penyebab kemacetan parah. Menurutnya, solusi jangka pendek seperti penambahan petugas atau rekayasa lalu lintas hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar persoalan.

“Flyover adalah solusi struktural yang bisa memisahkan arus kendaraan lokal dengan kendaraan yang keluar-masuk tol. Dengan demikian, arus lalu lintas dapat lebih lancar dan risiko kecelakaan juga berkurang,” tegas Zuli Zulkipli, S.H

Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah bersama pihak pengelola tol dan Kementerian PUPR untuk segera melakukan kajian teknis serta analisis dampak lingkungan (AMDAL) terhadap rencana pembangunan flyover tersebut. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sekitar dalam proses perencanaan agar pembangunan tidak menimbulkan masalah baru.

“Kami berharap proyek ini tidak hanya dikejar dari sisi infrastruktur semata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan keselamatan warga. Sudah saatnya Karawang Barat memiliki akses lalu lintas yang aman, nyaman, dan manusiawi,” pungkasnya.

Penulis: Haris Pranatha

Berita Terkait

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi
Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa
Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam
PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game
DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025
Pansus Kemanusiaan Papua Tengah Serahkan Laporan ke DPD RI, Desak Pemda Aktif Tangani Pengungsi
Hutama Karya Terapkan Teknologi BIM dan LiDAR dalam Rehabilitasi Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
DKI Jakarta–Grab–Benih Baik Luncurkan Layanan Transportasi Aman untuk Korban Kekerasan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:50 WIB

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:48 WIB

Pengurus Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) Kabupaten Brebes resmi dilantik di Pondok Pesantren At-Taqwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:20 WIB

Antisipasi Nataru, Rutan Batam Perkuat Sinergi dengan Damkar Kota Batam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

PMI Banjarnegara Redakan Kejenuhan Pengungsi Longsor Situkung Lewat Fun Game

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:42 WIB

DEWA 19 Feat. Marcello Virzha Siap Menggetarkan Brebes dalam Konser Akbar Naragigs 2025

Berita Terbaru

daerah

Satma AMPI Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Rantobi

Sabtu, 13 Des 2025 - 18:50 WIB