Bupati Mandailing Natal Tegaskan Pencopotan Sementara Jika Ada Penyimpangan Dana Desa

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panyabungan, Beritafakta.id — Forum tokoh masyarakat dan pemuda Desa Simpang Koje mendatangi Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal awal pekan ini. Mereka menuntut kejelasan tindak lanjut laporan dugaan penyimpangan Dana Desa yang sudah disampaikan lebih dari tiga bulan lalu namun belum juga mendapat respons dari Inspektorat.

Dalam pertemuan tersebut, Bakri Nasution, tokoh pemuda Desa Simpang Koje, menyampaikan langsung keresahan warga kepada Bupati.

“Laporan kami sudah masuk tiga bulan lalu, tapi tidak ada investigasi dari Inspektorat. Kami minta pemeriksaan lapangan segera dilakukan, dan jika terbukti ada pelanggaran, harus diproses hukum ke Polres atau Kejaksaan,” tegas Bakri.

Menanggapi hal itu, Bupati Mandailing Natal langsung menghubungi Inspektorat melalui sambungan telepon di hadapan warga, dan memerintahkan agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

“Jika ada temuan pelanggaran, pihak yang terlibat akan dicopot sementara dari jabatannya,” ujar Bupati dengan nada tegas.

Selain dugaan penyimpangan Dana Desa, warga juga menyoroti pungutan 10% yang dibebankan saat pengurusan berbagai surat di desa. Bakri menilai pungutan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan berpotensi sebagai pungutan liar.

“Kalau tidak ada aturannya, itu jelas pungli,” tegasnya lagi.

Bakri juga merinci sejumlah indikasi lain, seperti kegiatan fiktif, mark-up anggaran, serta ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi di lapangan. Semua temuan tersebut disampaikan langsung kepada Bupati dan pejabat yang hadir.

Pertemuan ini menjadi bukti ketegasan warga dalam mengawal transparansi Dana Desa serta menguji komitmen pemerintah daerah dalam menindak dugaan pelanggaran. Warga berharap Inspektorat tidak berdiam diri dan segera melakukan langkah nyata.
(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.
Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki
Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya
CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:44 WIB

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:37 WIB

Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:54 WIB

Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:19 WIB

Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya

Berita Terbaru