Kesatuan Masyarakat Hukum Adat Dayak Kalteng Perjuangkan Plasma dan Pemanfaatan Lahan di Luar HGU PT. SKD

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotawaringin Timur Kalteng, Beritafakta.id – Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Dayak Kalimantan Tengah terus memperjuangkan hak masyarakat adat terkait lahan plasma, pemanfaatan tanaman sawit di luar Hak Guna Usaha (HGU), serta lahan di sempadan sungai yang berada di sekitar wilayah operasional PT. Sapta Karya Damai (PT. SKD).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi demonstrasi masyarakat adat yang digelar pada 8 Oktober 2025 di kantor PT. SKD, Jalan Jenderal Sudirman Km 45, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Sebagai hasil dari perjuangan tersebut, KMHA Dayak Kalteng hadir dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat Gedung B Kantor Bupati Kotawaringin Timur. Rapat itu difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kotim dan dihadiri berbagai pihak terkait.

Menurut Sapriyadi, salah satu koordinator KMHA Dayak Kalteng, rapat tersebut menghasilkan beberapa poin penting sebagai berikut:

1. Tuntutan pola plasma/kemitraan — PT. SKD menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan program plasma yang tercantum dalam Surat Keputusan Calon Pekebun untuk masing-masing desa.

2. Tuntutan sempadan sungai — Akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Palangka Raya untuk memastikan sesuai aturan lingkungan dan tata ruang.

3. Areal di luar perizinan PT. SKD — Sekitar 219 hektare yang diduga berada di luar izin akan diverifikasi. Titik koordinat akan diserahkan ke Bidang Pertanahan DCKTRP untuk dilakukan peninjauan lapangan.

4. Proses hukum masyarakat adat — Persoalan hukum yang tengah ditangani Polda Kalteng dan Polres Kotim akan tetap diikuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sapriyadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur serta Kapolres Kotim melalui Kasat Intelkam yang telah memfasilitasi jalannya rapat hingga menghasilkan solusi bagi masyarakat.

Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa persoalan dugaan kriminalisasi terhadap masyarakat adat masih menjadi perhatian utama.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak PT. SKD selaku pelapor agar dapat diupayakan perdamaian, sehingga memungkinkan diterapkannya restorative justice bagi masyarakat adat yang tersangkut kasus hukum,” ujar Sapriyadi yang juga dikenal sebagai pengacara muda tersebut.

Ia menambahkan, KMHA Dayak Kalteng akan terus mengawal seluruh kesepakatan yang tertuang dalam berita acara rapat tanggal 23 Oktober 2025, serta surat kesepakatan sebelumnya antara PT. SKD dan perwakilan masyarakat pada 8 Oktober 2025.

“Demi kepentingan masyarakat, kami akan memastikan seluruh poin kesepakatan benar-benar dijalankan dan tidak berhenti hanya di atas kertas,” tegasnya.

Berita Terkait

Pastikan Pelayanan Pagi Optimal, Kapolres Brebes Pimpin Apel dan Turun Langsung Cek Personel di Lapangan
Gowes Meriah BUMD Brebes Semarakkan HUT RI ke-81, Ratusan Sembako Dibagikan untuk Warga
Banjarnegara Movies 2026 Jadi Panggung Kreativitas Pelajar, Angkat Kearifan Lokal Lewat Film
Aqib Ardiansyah Salurkan Bantuan Pengelolaan Sampah dan Penanganan B3 di Desa Karang Salam
SATMA AMPI Madina Desak APH Verifikasi Dugaan PETI dan Minta PT Sorik Mas Mining Beri Klarifikasi
Pemkab Madina Usut Tuntas Kasus Kades Singengu Julu, Sanksi Menanti Setelah Pemeriksaan Inspektorat Rampung
PWRI Banjarnegara Perkuat Solidaritas Purnatugas di HUT ke-64
Satresnarkoba Polres Langkat Ungkap Ratusan Gram Sabu, Ganja, dan Puluhan Butir Ekstasi Selama Juli–Agustus 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pastikan Pelayanan Pagi Optimal, Kapolres Brebes Pimpin Apel dan Turun Langsung Cek Personel di Lapangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Gowes Meriah BUMD Brebes Semarakkan HUT RI ke-81, Ratusan Sembako Dibagikan untuk Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Aqib Ardiansyah Salurkan Bantuan Pengelolaan Sampah dan Penanganan B3 di Desa Karang Salam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:41 WIB

SATMA AMPI Madina Desak APH Verifikasi Dugaan PETI dan Minta PT Sorik Mas Mining Beri Klarifikasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Pemkab Madina Usut Tuntas Kasus Kades Singengu Julu, Sanksi Menanti Setelah Pemeriksaan Inspektorat Rampung

Berita Terbaru