Kualitas SDM Perancang Lemah, DPD RI Soroti Kendala Pembentukan Perda di Jawa Barat

Jumat, 28 November 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Permasalahan pembentukan Perda di Jawa Barat tak hanya soal disharmoni dengan kebijakan pusat, tetapi juga menyangkut lemahnya kapasitas SDM perancang dan mutu naskah akademik. Hal itu disampaikan BULD DPD RI dalam kunjungan kerjanya di Bandung, Kamis (27/11).

Menurut Wakil Ketua III BULD DPD RI, Agita Nurfianti, banyak Perda yang lambat direvisi meski sudah tidak sesuai dengan regulasi nasional. “Daerah membutuhkan dukungan lebih kuat dalam fasilitasi dan harmonisasi. Tanpa peningkatan kualitas SDM, Perda sulit menjadi regulasi yang implementatif,” ungkapnya.

DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jabar juga melaporkan adanya hambatan dalam penyusunan Perda yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, pemekaran daerah, penetapan batas wilayah, hingga penyusunan Perda bangunan gedung pasca berlakunya UU Cipta Kerja.

Keterlambatan terbitnya peraturan turunan dari pemerintah pusat, seperti PP dari UU Desa, turut menyebabkan kekosongan hukum yang menghambat pembahasan Ranperda.

Wakil Ketua DPD RI bidang Otonomi Daerah, GKR Hemas, menegaskan bahwa DPD RI hadir untuk memastikan regulasi pusat dan daerah selaras. “DPD RI bukan mengambil alih kewenangan daerah, tetapi memastikan kebijakan berjalan seirama demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja
Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Kasusnya
Luncurkan Gerakan Gropyokan, Pemkot Tegal Tekan Timbunan Sampah Menuju Zero Waste 2029
Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes
Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak
Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar
Wujudkan Financial Freedom, Pemkab Brebes Bekali ASN Hadapi Purna Tugas
Kolaborasi CSR Hadirkan 10 Rumah Sejuta Harapan, Rumah Layak Huni di Brebes
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:51 WIB

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Tembus Ratusan Juta di Banjarnegara, Momentum May Day 2026 Perkuat Perlindungan Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:28 WIB

Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Kasusnya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:02 WIB

Tekan Angka Stunting, PT Indomarco Prismatama Salurkan 250 Paket Nutrisi untuk Anak Brebes

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi Kilat 10 Hari! Rumah Reyot Warga Krandegan Disulap Jadi Hunian Layak

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:48 WIB

Pembangunan Jalan Merden–Kali Tengah Banjarnegara Dimulai, Anggaran Rp 8,8 Miliar

Berita Terbaru