Brebes – Jateng
Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Paramitha Widya Kusuma resmi melantik Fanny Shandra Desatian sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis, Kamis (5/2/2026) malam di Pendopo Kabupaten Brebes.
Pelantikan tersebut berlangsung bersamaan dengan pelantikan sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), tiga Pejabat Administrator, serta jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes periode 2026–2031.
Selain Fanny Shandra, Bupati Paramitha juga melantik Joko Supriyatno sebagai Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Baribis.
Siap Jalankan Amanah
Usai dilantik, Fanny Shandra Desatian menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah yang diberikan serta melaksanakan seluruh arahan Bupati Brebes dalam memimpin perusahaan daerah tersebut.
Ia menegaskan akan fokus pada penguatan manajemen, perencanaan strategis, serta peningkatan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Tugas kami adalah merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan seluruh operasional perusahaan secara optimal, termasuk menyusun rencana strategis demi pelayanan air bersih yang lebih baik bagi masyarakat Brebes,” ujar Fanny kepada wartawan.
Berkarier dari Bawah
Fanny Shandra bukan sosok baru di lingkungan Perumda Tirta Baribis. Ia mengawali karier dari level paling dasar, mulai dari staf, kepala sub bagian, pimpinan unit di Kecamatan Songgom, pimpinan unit di Wanasari dan Bulakamba, hingga terakhir menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI).
Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memahami persoalan teknis maupun manajerial di tubuh perusahaan daerah air minum.
Pesan Tegas Bupati
Dalam sambutannya, Bupati Paramitha Widya Kusuma menekankan bahwa Perumda Air Minum Tirta Baribis memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pelantikan direksi baru harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola perusahaan dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih secara berkelanjutan.
“Air bersih bukan sekadar layanan, tapi hak dasar masyarakat. Karena itu dibutuhkan kepemimpinan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Paramitha.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pejabat tidak ditentukan oleh pimpinan daerah, melainkan oleh masyarakat yang merasakan langsung dampak dari kebijakan dan kinerjanya.
“Bukan saya yang menilai, tapi rakyat Brebes. Mereka yang akan merasakan apakah pelayanan benar-benar membaik atau tidak,” ujarnya.
Wujudkan Visi Brebes Beres
Paramitha menambahkan, visi Brebes Beres harus diwujudkan melalui kerja nyata, integritas, serta empati terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam sektor pelayanan air bersih.
Dengan kepemimpinan baru di Perumda Tirta Baribis, diharapkan persoalan klasik seperti keterbatasan jaringan, kualitas air, hingga distribusi dapat ditangani lebih cepat dan profesional.(rus)






