Wali Kota Tegal Pimpin Razia Warung Aceh, Tujuh Tempat Dibongkar

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tegal, Beritafakta.id – Dedy Yon Supriyono memimpin langsung razia terhadap sejumlah warung yang dikenal sebagai “Warung Aceh” di Kota Tegal, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari BNN Kota Tegal, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta aparat Kepolisian.

Dalam operasi tersebut, pemerintah menemukan beberapa warung yang diduga berkedok menjual kebutuhan sehari-hari, namun disinyalir menjual obat-obatan keras tanpa resep dokter. Dua diantaranya telah tutup sebelum razia berlangsung, sementara tujuh lainnya masih aktif dan langsung ditindak.

“Kita sidak secara langsung bersama Kepolisian dan BNN. Dari tujuh warung, semuanya kita bongkar agar tidak ada lagi praktik berkedok seperti ini,” ujar Dedy Yon.

Menurutnya, warung-warung tersebut menggunakan modus penjualan terselubung dengan kode-kode tertentu, sehingga tidak semua masyarakat bisa membeli. Ia menyebut adanya penggunaan sandi seperti “putih”, “kuning”, “Y”, dan “TM” dalam transaksi.

Petugas juga menemukan indikasi penjualan sejumlah obat keras seperti Tramadol, Hexymer 2, dan jenis lainnya yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Dedy Yon menegaskan bahwa praktik tersebut sangat berbahaya, terutama karena menyasar kalangan muda.

“Sasarannya adalah remaja, pelajar, bahkan anak SMP, SMA hingga mahasiswa. Ini sangat membahayakan generasi bangsa,” tegasnya.

Selain pembongkaran, para pemilik warung untuk sementara diberikan pembinaan. Pemerintah juga akan melaporkan temuan tersebut kepada institusi terkait untuk ditindak lebih lanjut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tegal tidak akan memberikan ruang bagi usaha ilegal, termasuk yang menjual obat-obatan terlarang.

Dedy Yon menyampaikan di Kota Tegal tidak boleh ada warung seperti ini. “Kita harus kompak, kita bersihkan semuanya,” katanya tegas.

Dedy Yon juga mengimbau daerah lain untuk melakukan langkah serupa agar peredaran obat-obatan ilegal tidak berpindah ke wilayah lain. Ia turut menyoroti adanya dugaan pihak-pihak yang membekingi praktik tersebut dan meminta agar hal itu dihentikan.

“Tidak boleh ada siapa pun yang membacking usaha ilegal seperti ini. Kita ingin Kota Tegal benar-benar bersih,” pungkasnya. (RED/Rusmono).

Berita Terkait

Dawuhan Bangkit: Dari Diterjang Banjir ke Serbuan 3.000 Wisatawan Lebaran.
Geram jadi Langganan Banjir, Komunitas peduli sungai Desak Normalisasi Kali Babakan
Hilang 6 Hari Dilaporkan, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Atap Masjid Tanjung Brebes
Manasik Haji Banjarnegara 2026 Dibuka, 1.059 Jemaah Disiapkan Menuju Haji Mabrur.
Disiplin ASN Ditekankan, Pj Sekda Banjarnegara Dorong Layanan Lebih Efisien Pasca-Lebaran
Kapolri Lepas Flag Off One Way Nasional di G.T Kalikangkung, Urai Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Informasi Terkini Trafik Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 21 Maret 2026.
Profesor “Pulang Kandang”, Pemda Brebes Dapat Suntikan Otak Segar di Halal Bihalal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:43 WIB

Wali Kota Tegal Pimpin Razia Warung Aceh, Tujuh Tempat Dibongkar

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:09 WIB

Dawuhan Bangkit: Dari Diterjang Banjir ke Serbuan 3.000 Wisatawan Lebaran.

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:45 WIB

Geram jadi Langganan Banjir, Komunitas peduli sungai Desak Normalisasi Kali Babakan

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:42 WIB

Hilang 6 Hari Dilaporkan, Dua Pria Ditemukan Membusuk di Atap Masjid Tanjung Brebes

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:56 WIB

Manasik Haji Banjarnegara 2026 Dibuka, 1.059 Jemaah Disiapkan Menuju Haji Mabrur.

Berita Terbaru