Prabowo Rapat Empat Mata dengan Rosan, Gas Hilirisasi dari Hambalang

Jumat, 24 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mustika Times – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).

Pertemuan ini berlangsung tertutup, tetapi arah pembahasannya jelas: pemerintah ingin mempercepat hilirisasi dan memperkuat investasi nasional.

Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Rosan membahas sejumlah program prioritas. Keduanya menyusun langkah konkret sekaligus mendorong percepatan agar hilirisasi tidak berjalan di tempat.

Selanjutnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan dua fokus utama dari pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah mulai bergerak dari tahap perencanaan menuju pelaksanaan.

“Pertama, perkembangan program hilirisasi yang berikutnya akan dibangun segera di 13 lokasi,” kata Teddy, mengutip Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, pemerintah juga membahas minat sejumlah investor yang siap menanamkan modal di Indonesia. Pemerintah tidak hanya menyiapkan proyek, tetapi juga membuka pintu bagi investasi baru.

Lebih jauh, Teddy menyampaikan keinginan Presiden agar hilirisasi tidak berhenti pada sektor energi dan mineral. Prabowo mendorong pengembangan hilirisasi di sektor pertanian agar menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

Di sisi lain, Rosan Roeslani menyampaikan hasil pertemuan tersebut melalui akun Instagram resminya. Ia menegaskan bahwa Presiden memberikan arahan strategis terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara.

“Terima kasih Bapak Presiden atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang,” ujarnya.

Rosan juga menyampaikan optimisme pemerintah terhadap masa depan investasi Indonesia. Ia menilai hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat industri nasional.

“Investasi di Indonesia insya Allah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif,” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana pembangunan 13 proyek hilirisasi dengan nilai investasi sekitar Rp239 triliun dalam rapat terbatas di Hambalang pada Rabu (25/3/2026).

Proyek-proyek tersebut menambah program hilirisasi yang sudah berjalan. Pemerintah memperluas langkah untuk mempercepat penguatan industri nasional.

“Kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp239 triliun, dan akan kita bahas finalisasi,” kata Bahlil usai rapat.

Sementara itu, pemerintah menjalankan tahap awal hilirisasi melalui 20 proyek. Sebagian proyek sudah memasuki tahap groundbreaking, sementara sisanya akan segera menyusul.

“Tahap pertama yang 20 item, sebagian sudah di-groundbreaking, dan sebagian lagi bulan depan sudah akan dilakukan groundbreaking,” ujarnya.

Tak berhenti di hilirisasi, pemerintah juga mengembangkan energi alternatif untuk memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional.

Dengan langkah ini, pemerintah tidak hanya membangun industri dari hulu ke hilir, tetapi juga menjaga agar mesin ekonomi tetap berjalan stabil dan berkelanjutan.

Penulis : Yudi Purwanto

Editor : Azizah Estetika

Berita Terkait

Remaja Banjarnegara Temukan Celah Situs NASA, Raih Apresiasi Global.
DPRD Jateng Soroti Ketahanan Pangan Banjarnegara, Dorong Perbaikan Sistem Pertanian
Malam Literasi Perdana di Perpusda Banjarnegara: Layar Tancep dan Bedah Buku Hidupkan Semangat Berkarya.
PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026
Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga
Sidang Lanjutan Kasus BOK Puskesmas Kutasari, Ada Kelebihan Pesanan Makanan dan Snack, Kelebihan Masuk Ke Rekening Pribadi Kepala Puskesmas
Lawan Banjir dengan Inovasi, Pemuda Desa Mojohagung Sulap Bantaran Sungai Jadi Koridor Alpukat
DPD RI: Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata, Bukan Sekadar Catatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:00 WIB

Prabowo Rapat Empat Mata dengan Rosan, Gas Hilirisasi dari Hambalang

Jumat, 24 April 2026 - 11:47 WIB

Remaja Banjarnegara Temukan Celah Situs NASA, Raih Apresiasi Global.

Jumat, 24 April 2026 - 11:40 WIB

DPRD Jateng Soroti Ketahanan Pangan Banjarnegara, Dorong Perbaikan Sistem Pertanian

Kamis, 23 April 2026 - 23:46 WIB

PIP Indonesia Perkuat Peran Pemuda Lewat Halal Bihalal dan Rakertah 2026

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Simulasi Latihan Kesiapan Kesatuan Hadapi Kontijensi Di Purbalingga

Berita Terbaru