Kunjungan Menteri PKP Kabar Baik Untuk Brebes, Kuota Rumah Subsidi Jateng Diusulkan Jadi 50 Ribu Unit

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, Beritafakta.id – Kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait ke Kabupaten Brebes membawa kabar baik bagi masyarakat Jawa Tengah. Dalam agenda kolaborasi pembiayaan perumahan di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Sabtu (9/5/2026), Menteri PKP menyetujui usulan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait kenaikan kuota rumah subsidi menjadi 50 ribu unit.

Sebelumnya, kuota rumah subsidi untuk Jawa Tengah berada di angka sekitar 25 ribu unit. Persetujuan kenaikan kuota tersebut dinilai akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama jika berjalan beriringan dengan program bedah rumah yang juga terus diperluas.

“Menteri PKP langsung menyetujui usulan kenaikan kuota rumah subsidi dari 25 ribu menjadi 50 ribu unit untuk Jawa Tengah,” ujar Maruarar Sirait.

Menurutnya, sektor perumahan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara luas. Selain pembangunan rumah subsidi, program renovasi rumah tidak layak huni juga mengalami peningkatan signifikan, khususnya di Kabupaten Brebes.

Jika pada tahun 2025 program bedah rumah di Brebes hanya menyasar 20 unit, maka pada tahun 2026 jumlahnya melonjak menjadi 600 unit rumah. Kenaikan tersebut disebut mencapai 30 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, Maruarar menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat agar rumah yang telah direnovasi tetap dapat dirawat dengan baik.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan pembangunan perumahan merupakan bagian dari pelayanan dasar masyarakat yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah desa.

Selain mendorong percepatan program bedah rumah di 35 kabupaten/kota, pihaknya juga meminta pemerintah daerah mempercepat penyelesaian tata ruang agar pembangunan perumahan tidak berbenturan dengan lahan sawah dilindungi (LSD).

Dalam kegiatan tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga melaporkan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) hingga April 2026 telah mencapai Rp1,7 triliun atau sekitar 73,9 persen dari target tahun ini sebesar Rp2,3 triliun.

Khusus di Kabupaten Brebes, minat masyarakat terhadap program KPP mencapai Rp270,1 miliar dari 348 calon debitur, lebih tinggi dibanding kegiatan serupa sebelumnya di Manado yang berada di angka sekitar Rp206 miliar.

Rusmono

Berita Terkait

Warga BulaKelor Merasa Senang, Bisa Berobat Gratis Melalui DPC PDIP Brebes
Dari Santri hingga Doktor Belfast, Deni Iskandar Kini Nahkodai KUI UMT
Rumah Reyot Berdinding Bambu Milik Warningsih Segera Disulap Jadi Hunian Layak
Perkuat Kerjasama Internasional, Polres Brebes Terima Kunjungan Delegasi JICA
Rutan Kelas IIA Batam Teguhkan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Kemenag Pati Cabut Izin Ponpes Milik Tersangka Pemerkosa Santriwati, Ditutup Permanen
Tangis Valentina Pecah, Sekolah Gratis Harapan Anak Kurang Mampu di Brebes
Investasi Padat Karya di Brebes Jadi Jalan Baru Tingkatkan Kesejahteraan Buruh dan Tekan Kemiskinan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:50 WIB

Warga BulaKelor Merasa Senang, Bisa Berobat Gratis Melalui DPC PDIP Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:13 WIB

Kunjungan Menteri PKP Kabar Baik Untuk Brebes, Kuota Rumah Subsidi Jateng Diusulkan Jadi 50 Ribu Unit

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:15 WIB

Dari Santri hingga Doktor Belfast, Deni Iskandar Kini Nahkodai KUI UMT

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:44 WIB

Rumah Reyot Berdinding Bambu Milik Warningsih Segera Disulap Jadi Hunian Layak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:03 WIB

Rutan Kelas IIA Batam Teguhkan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Berita Terbaru