Banjarnegara, Beritafakta.id — Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Banjarnegara meresmikan gedung rawat inap dan poliklinik terpadu berlantai lima, Kamis (21/5/2026), sebagai langkah memperluas layanan kesehatan di tengah tingginya kebutuhan ruang perawatan pasien di Banjarnegara.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana bersama Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Busyro Muqoddas dalam rangkaian Milad ke-7 RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara. Acara ditandai dengan pengguntingan pita, penekanan tombol peresmian, dan penandatanganan prasasti di aula lantai 5 gedung baru.
Direktur RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara, dr. Bugar Wijiseno, mengatakan gedung seluas 5.476 meter persegi tersebut dibangun selama 12 bulan secara swakelola dengan melibatkan unsur internal Muhammadiyah.
Menurutnya, keberadaan gedung baru menjadi jawaban atas tingginya tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit yang selama ini mencapai 88 hingga 90 persen.
“Penambahan gedung ini menjadi kebutuhan mendesak karena kapasitas layanan terus terisi. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses rawat inap yang lebih memadai,” kata dr. Bugar.
Ia menjelaskan, lantai pertama difungsikan untuk pelayanan pendaftaran, rawat jalan, dan farmasi. Lantai kedua digunakan untuk layanan dokter spesialis, sedangkan lantai tiga hingga lima disiapkan sebagai ruang rawat inap yang masih dapat dikembangkan hingga 42 tempat tidur di setiap lantai.
Selain penambahan kapasitas ruang perawatan, RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara juga menyiapkan pengembangan layanan spesialis baru, di antaranya ortopedi, jantung, mata, urologi, dan THT.
“Pengembangan rumah sakit tidak berhenti pada pembangunan fisik. Kami juga memperkuat sistem layanan dan kesiapan tenaga medis agar masyarakat tidak perlu berobat ke luar daerah,” ujarnya.
Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana dalam sambutannya meminta rumah sakit tetap mengutamakan pelayanan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan cepat.
“Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Jika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat, layani terlebih dahulu. Urusan administrasi bisa dikomunikasikan kemudian,” tegas Amalia.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara, Drs. H. Sobri, menyebut pengembangan rumah sakit merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan sosial dan kesehatan kepada masyarakat secara luas.
“Rumah sakit ini hadir untuk semua kalangan. Muhammadiyah ingin terus menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan tetap berlandaskan nilai kemanusiaan,” katanya.
Dengan tambahan gedung baru tersebut, RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara kini memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit rujukan layanan kesehatan di Kabupaten Banjarnegara.(Bas)






