TANGERANG SELATAN – Hobi yang ditekuni dengan konsisten mampu membuka peluang usaha yang menjanjikan. Hal itu dibuktikan Nurahman atau yang akrab disapa Maman, pendiri M2N Studio, yang berhasil mengembangkan usaha fotografi dan videografi dari kegemarannya memotret sejak masih duduk di bangku SMA.
Pria asli Betawi yang berdomisili di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, itu mulai menekuni dunia fotografi sejak 2003. Kini, M2N Studio telah memiliki studio sendiri dan melayani berbagai kebutuhan dokumentasi, mulai dari acara keluarga hingga kegiatan pemerintahan.
Saat ditemui pada Rabu (22/7/2026), Maman mengungkapkan bahwa keberhasilan usahanya berawal dari kecintaan terhadap dunia fotografi.
“Alhamdulillah, semuanya berawal dari hobi. Dari situ saya terus belajar, menjaga kualitas hasil foto, dan berusaha memberikan pelayanan terbaik agar pelanggan merasa puas,” ujarnya.
Menurutnya, kepuasan pelanggan menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha. Banyak klien yang kemudian merekomendasikan jasanya kepada keluarga maupun kerabat sehingga jaringan pelanggan terus berkembang.
Berkat kepercayaan tersebut, M2N Studio kini melayani pelanggan dari berbagai daerah, mulai dari Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Bahkan, Maman mengaku pernah mendapat tawaran untuk mengerjakan proyek dokumentasi di Malaysia.
“Dari pelanggan yang puas biasanya mereka merekomendasikan ke orang lain. Alhamdulillah, itu yang membuat kami terus berkembang,” katanya.
Meski masih bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan tisu di Kota Tangerang, Maman tetap mampu membagi waktu untuk mengelola usaha fotografinya. Ia didukung tim beranggotakan lima orang yang siap menangani berbagai jenis pemotretan dan produksi video.
Berbagai kegiatan telah didokumentasikan M2N Studio, mulai dari pernikahan, wisuda, ulang tahun, acara keluarga, peresmian, hingga kegiatan pemerintahan dan perusahaan.
Dalam perjalanan usahanya, Maman mengaku menghadapi berbagai pengalaman menarik.
“Ada pelanggan yang sampai sekarang belum melunasi pembayaran, albumnya masih saya simpan. Tapi ada juga yang memberikan tambahan pembayaran sebagai bentuk apresiasi atas hasil kerja kami,” tuturnya sambil tersenyum.
Selain melayani jasa fotografi, M2N Studio juga menjadi tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah maupun perguruan tinggi. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Mercu Buana, Universitas Pamulang, Universitas Budi Luhur, dan kampus lainnya pernah melakukan praktik, penelitian, maupun penyusunan tugas akhir di studio tersebut.
“Saya senang jika pengalaman yang saya miliki bisa dibagikan kepada generasi muda. Kalau bisa bermanfaat untuk pendidikan, tentu saya terbuka,” ujarnya.
Maman memperkirakan modal awal untuk membangun studio fotografi secara profesional mencapai sekitar Rp70 juta. Menurutnya, selain investasi peralatan kamera, pelaku usaha juga harus memperhitungkan kenaikan harga perlengkapan pendukung yang terus terjadi.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang fotografi, M2N Studio terus berkomitmen menghadirkan layanan dokumentasi yang profesional serta menjaga kepercayaan pelanggan melalui kualitas karya dan pelayanan yang konsisten.
Bagi masyarakat yang membutuhkan jasa fotografi maupun videografi, M2N Studio membuka peluang kerja sama melalui AOS Mangunsong di nomor WhatsApp 0853-5398-5479. (ams)






