Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.id – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Epson Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta serta Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY menyelenggarakan seminar bertajuk “Membangun Kelas Digital Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Teknologi Interaktif” sebagai upaya mempercepat implementasi Smart Classroom di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini mempertemukan para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai sekolah di Yogyakarta untuk berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan berpusat pada peserta didik.

Seminar dibuka secara resmi oleh Drs. Raden Suci Rahmadi, M.I.P., Plt. Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Transformasi pendidikan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pelaku industri. Sinergi seperti ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), teknologi visual, dan konsep Smart Classroom kini bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran modern. Teknologi memungkinkan guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, mendorong kolaborasi, serta meningkatkan partisipasi siswa di dalam kelas.

Sebagai mitra teknologi pendidikan, Epson Indonesia menghadirkan berbagai solusi visual yang dirancang untuk mendukung transformasi ruang kelas menjadi lingkungan belajar yang lebih inklusif dan efektif. Mulai dari proyektor berlayar besar yang memastikan materi pembelajaran terlihat jelas dari seluruh sudut kelas, solusi Epson Educart yang memudahkan mobilitas perangkat pembelajaran antar kelas, hingga proyektor interaktif Ultra Short Throw yang memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung melalui layar menggunakan pena digital maupun sentuhan jari.

“Bagi Epson, Smart Classroom bukan sekadar menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang setara, di mana setiap siswa dapat melihat materi dengan jelas, berpartisipasi secara aktif, dan memahami pembelajaran dengan lebih baik. Kami percaya teknologi visual memiliki peran penting dalam mendukung transformasi pendidikan yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Zanipar S.A. Siadari, Head of Corporate & Government Sales PT Epson Indonesia.

Dalam sesi bertajuk “Menciptakan Ruang Belajar yang Atraktif dan Interaktif melalui Teknologi Visual Terkini dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan”, Epson membagikan berbagai praktik terbaik dalam merancang ruang kelas digital, mulai dari penataan ruang, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, hingga pemilihan teknologi visual yang mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Tidak hanya berbagi wawasan, Epson juga menghadirkan demonstrasi langsung berbagai solusi Smart Classroom yang dipandu oleh Hesti Astina, Product Marketing Manager Visual Instrument PT Epson Indonesia.

Melalui simulasi tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi visual dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari untuk meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus memudahkan guru dalam menyampaikan materi.

Pada kesempatan yang sama, Oki Pambudi, S.Pd., M.Pd., Fungsional PTP Balai Tekkomdik Disdikpora DIY, turut memaparkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Sesi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab guna mendukung proses pembelajaran tanpa mengesampingkan peran guru sebagai fasilitator utama.

Dalam seminar ini, Epson memperkenalkan berbagai solusi pendidikan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan sekolah, antara lain:

  • Proyektor 3LCD seri EB-E600 dan EB-X600 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 53%, yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan pendidikan di Indonesia.
  • Proyektor EB-W56S Short Throw, yang mampu menghasilkan tampilan besar meski dipasang pada jarak dekat.
  • Proyektor interaktif laser EB-770Fi dengan fitur sentuh menggunakan pena digital maupun jari, serta sumber cahaya laser hingga 20.000 jam penggunaan.
  • Printer EcoTank A4 dan A3 untuk mendukung kebutuhan administrasi dan pencetakan dokumen sekolah.
  • Scanner dokumen seri ES-C330, ES-C320W, dan ES-C380W sebagai solusi digitalisasi arsip sekolah.
  • Proyektor laser EB-PU2220B dengan tingkat kecerahan 20.000 lumen untuk kebutuhan auditorium maupun ruang pertemuan berkapasitas besar.

Melalui kolaborasi bersama Balai Tekkomdik DIY, Epson berharap semakin banyak institusi pendidikan yang mampu mengadopsi teknologi pembelajaran secara optimal sesuai kebutuhan masing-masing. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan industri diyakini menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi pendidikan digital sekaligus mewujudkan ekosistem Smart School di Indonesia.

Berita Terkait

M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah
Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan
Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025
Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025
Strategi Juragan Tahu Nono Hadapi Lonjakan Harga Dengan Kemauan, Kerja Keras & Jujur
Epson Buka Pendaftaran Pano Awards 2026, Hadiah Tembus Rp800 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:25 WIB

Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:38 WIB

M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:04 WIB

Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:51 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WIB

Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai

Berita Terbaru