Agus Junedi Kawal Aspirasinya, Jalan Rusak Pakis Aji Ditarget Masuk APBD Perubahan 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Ruas jalan Dukuh Pakis aji yang rusak parah biarpun sudah di bantu dengan dana desa di aspal baru 300 meter tapi masih belum cukup, karena volume keseluruhan hampir 1750 meter di akses utama.(Dok.Berita Fakta.id)

Kondisi Ruas jalan Dukuh Pakis aji yang rusak parah biarpun sudah di bantu dengan dana desa di aspal baru 300 meter tapi masih belum cukup, karena volume keseluruhan hampir 1750 meter di akses utama.(Dok.Berita Fakta.id)

Banjarnegara, BeritaFakta.id— Harapan warga Dukuh Pakis Aji, Desa Karang Sari, Kecamatan Punggelan, untuk menikmati akses jalan yang lebih layak mulai menemukan titik terang. Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara dari Fraksi Partai Golkar, Agus Junedi, memastikan akan mengawal usulan pembangunan ruas jalan di wilayah tersebut agar dapat direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Pembangunan jalan tersebut diusulkan melalui skema Bantuan Keuangan Desa (Bankeu Desa) yang bersumber dari aspirasi hasil reses. Agus menyebut kondisi jalan di Dukuh Pakis Aji telah menjadi perhatian serius karena berperan sebagai jalur ekonomi, pendidikan, hingga akses masyarakat menuju layanan kesehatan.

Saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Banjarnegara, Selasa (4/8/2026), Agus Junedi membenarkan bahwa perbaikan jalan di Dukuh Pakis Aji menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat yang diterimanya saat pelaksanaan reses.

Menurutnya, keluhan warga terkait kerusakan jalan memang sangat memprihatinkan sehingga perlu segera ditindaklanjuti.

 “Untuk merespons kondisi tersebut, saya melaksanakan reses di Dukuh Pakis Aji pada 24 Mei 2026 di rumah Ketua RT. Aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah penanganan jalan. Karena itu kami memasukkan usulan bantuan keuangan desa untuk pengaspalan jalan di Dukuh Pakis Aji dalam laporan hasil reses,” ujarnya.

Agus menjelaskan, usulan tersebut kini tengah diperjuangkan agar dapat masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 yang saat ini masih berlangsung melalui tahapan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS).

Ia berharap usulan tersebut dapat disetujui sehingga pekerjaan pengaspalan bisa segera dilaksanakan pada akhir tahun ini.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi jalur aktivitas masyarakat. Selain menunjang kegiatan ekonomi dan pendidikan, ruas jalan itu juga berpotensi meningkatkan akses warga menuju Pasar Manis Punggelan maupun fasilitas kesehatan apabila konektivitasnya semakin baik.

Agus mengakui sebelumnya ruas jalan tersebut pernah mendapat penanganan melalui Dana Desa. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan di lapangan.

“Dana Desa beberapa tahun terakhir mengalami penyesuaian sehingga alokasi untuk pembangunan infrastruktur menjadi sangat terbatas. Karena itu saya mencoba merespons kebutuhan masyarakat dengan menempatkan perbaikan jalan ini sebagai skala prioritas melalui jalur aspirasi DPRD,” katanya.

Ia menambahkan, pembahasan APBD Perubahan 2026 masih bersifat dinamis. DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara saat ini terus mencari ruang fiskal agar kebutuhan pembangunan infrastruktur yang mendesak dapat diakomodasi.

Menurut Agus, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Banjarnegara memang masih memerlukan perhatian. Meski demikian, ia menilai pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap di tengah keterbatasan kemampuan anggaran.

“Kami berharap perjuangan ini mendapat dukungan dan doa dari masyarakat agar pembangunan jalan di Pakis Aji maupun infrastruktur prioritas lainnya di Banjarnegara dapat segera direalisasikan. Apalagi saat ini kondisi cuaca cukup mendukung untuk pelaksanaan pengaspalan. Namun, dengan adanya pengurangan transfer anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan DPRD harus benar-benar memprioritaskan program yang paling mendesak,” pungkasnya. (Bas)

Berita Terkait

SATMA AMPI Madina Desak APH Verifikasi Dugaan PETI dan Minta PT Sorik Mas Mining Beri Klarifikasi
Pemkab Madina Usut Tuntas Kasus Kades Singengu Julu, Sanksi Menanti Setelah Pemeriksaan Inspektorat Rampung
PWRI Banjarnegara Perkuat Solidaritas Purnatugas di HUT ke-64
Satresnarkoba Polres Langkat Ungkap Ratusan Gram Sabu, Ganja, dan Puluhan Butir Ekstasi Selama Juli–Agustus 2026
Polres Langkat Ungkap Hasil Operasi Pekat Toba 2026, Puluhan Pelaku Premanisme hingga Kasus Perjudian Ditindak
Bank Sampah Desa Karang Salam Dapat Bantuan Motor Roda Tiga, Pengelolaan Sampah Didorong Lebih Produktif
Satgas Peti Madina Tunda Penindakan Hingga 18 Agustus, AMP2K: “Jangan Jadikan HUT RI Alasan Menunda Penegakan Hukum
Liga Banjar Cup II Desa Sirambas 2026 Mangarar FC Optimis Jadi Juara Bertahan.
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:41 WIB

SATMA AMPI Madina Desak APH Verifikasi Dugaan PETI dan Minta PT Sorik Mas Mining Beri Klarifikasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Pemkab Madina Usut Tuntas Kasus Kades Singengu Julu, Sanksi Menanti Setelah Pemeriksaan Inspektorat Rampung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:30 WIB

PWRI Banjarnegara Perkuat Solidaritas Purnatugas di HUT ke-64

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Satresnarkoba Polres Langkat Ungkap Ratusan Gram Sabu, Ganja, dan Puluhan Butir Ekstasi Selama Juli–Agustus 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Bank Sampah Desa Karang Salam Dapat Bantuan Motor Roda Tiga, Pengelolaan Sampah Didorong Lebih Produktif

Berita Terbaru