Banjarnegara — Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) Tahun 2025 mulai disalurkan secara serentak di wilayah Kabupaten Banjarnegara pada akhir November. Di Kecamatan Susukan, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan dipusatkan di dua lokasi, yakni Aula Desa Brengkok dan Aula Desa Kedawung, Kamis (27/11/2025).
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Susukan, Dini, yang memantau langsung kegiatan di Desa Kedawung, menyampaikan bahwa jumlah keseluruhan penerima manfaat di Kecamatan Susukan masih dalam tahap rekapitulasi.
“Total keseluruhan penerima di Susukan belum tahu, datanya masih proses,” ujarnya.
Penerima Diprioritaskan Desil 1–4
Dini menjelaskan bahwa BLT Kesra 2025 diperuntukkan bagi warga yang masuk kategori desil satu hingga empat. Meski demikian, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) juga berhak mendapatkan BLT Kesra, dengan catatan memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) beserta buku rekening.
“Penerima manfaatnya yang masuk desil satu sampai empat. Untuk yang punya PKH juga bisa menerima, asalkan memiliki KKS dan buku rekening,” jelasnya.
Penyaluran Dimulai Pukul 09.00 WIB
Terkait teknis pelaksanaan, Dini menyebutkan bahwa jadwal penyaluran sebenarnya dimulai pukul 08.30 WIB. Namun realisasinya baru berjalan pukul 09.00 WIB karena uang bantuan tiba di lokasi pada jam tersebut.
“Jadwal mulai pukul setengah sembilan, tapi baru dimulai jam sembilan karena uangnya datang jam sembilan. Hari ini ada 10 desa. Desa Brengkok ada penanganan khusus sehingga dipusatkan di lokasi tersebut. Untuk desa lain masih menunggu koordinasi dengan kepala pos,” tambahnya.
Warga Senang Meski Baru Pertama Kali Menerima
Painem, warga Desa Kedawung, mengaku bersyukur karena baru pertama kali mendapatkan bantuan sosial melalui program BLT Kesra. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya tidak pernah menerima PKH maupun BLT Dana Desa.
“Ya senang, tapi saya baru dapat. PKH belum, BLT DD juga belum pernah,” ujarnya.
Penyaluran BLT Kesra 2025 di Kecamatan Susukan berjalan tertib dan mendapat sambutan positif dari warga. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.






