Epson Pertegas Arah 2026: Inovasi Hijau dan Ekspansi B2B Jadi Tumpuan

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beritafakta.idEpson menegaskan peta jalan bisnis 2026 dalam EIN Annual Media Gathering yang diselenggarakan di Bangkok, 11–13 Februari 2026. Forum regional tersebut menjadi ruang konsolidasi strategi di tengah lanskap ekonomi global yang kian dinamis.

Dalam pemaparannya, jajaran manajemen regional menekankan dua fokus utama: percepatan inovasi ramah lingkungan dan penguatan penetrasi pasar business-to-business (B2B), termasuk Indonesia. Keduanya diposisikan sebagai pilar pertumbuhan berkelanjutan.

Regional Managing Director Epson East Asia menyatakan bahwa ketidakpastian ekonomi dan perubahan perilaku konsumen menuntut perusahaan bergerak adaptif sekaligus konsisten pada visi jangka panjang. “Pertumbuhan yang sehat bertumpu pada inovasi yang relevan serta kemitraan yang kokoh,” ujarnya dalam sesi diskusi.

Salah satu sorotan utama adalah optimalisasi teknologi cetak tanpa panas (heat-free technology). Teknologi ini diklaim lebih hemat energi dibandingkan sistem konvensional, sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon perusahaan. Di tengah meningkatnya tuntutan efisiensi operasional dan kesadaran lingkungan, pendekatan tersebut dinilai semakin strategis.

Selain memperkuat lini printer ink tank, Epson juga mendorong pengembangan solusi proyektor dan perangkat visual berteknologi tinggi untuk mendukung digitalisasi ruang kelas, ruang rapat, dan lingkungan kerja hibrida. Transformasi digital di sektor pendidikan dan korporasi disebut sebagai peluang pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Bagi Epson Indonesia, forum ini menjadi momentum penyelarasan strategi lokal dengan arah kebijakan regional. Pasar B2B diproyeksikan menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan pada 2026, seiring meningkatnya kebutuhan perangkat cetak hemat energi dan solusi visual di sektor pendidikan, manufaktur, serta korporasi.

Pemilihan Bangkok sebagai lokasi pertemuan mencerminkan perannya sebagai simpul bisnis Asia Tenggara. Selain diskusi panel dan presentasi strategi, peserta juga berkesempatan meninjau pusat inovasi Epson untuk melihat proses riset dan pengembangan produk terbaru.

Melalui penegasan roadmap 2026 ini, Epson menyampaikan pesan yang jelas: keberlanjutan bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan strategi bisnis jangka panjang. Di saat yang sama, ekspansi pasar B2B menjadi langkah taktis untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah kompetisi industri yang semakin ketat.

Berita Terkait

Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI
M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah
Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan
Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025
Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025
Strategi Juragan Tahu Nono Hadapi Lonjakan Harga Dengan Kemauan, Kerja Keras & Jujur
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:25 WIB

Epson Gandeng Disdikpora DIY Percepat Smart Classroom Berbasis AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:38 WIB

M2N Studio Tumbuh dari Kegemaran Memotret, Kini Dipercaya Pelanggan dari Lampung hingga Jawa Tengah

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:04 WIB

Epson Perkuat Pasar Cetak Tekstil dengan SC-F20030

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:51 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WIB

Kejar Target Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia , Konstruksi PLTP Dieng Unit 2 Resmi di Mulai

Berita Terbaru