Banjarnegara, Beritafakta.id- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Pasar Pekikiran, Brengkok hingga Desa Karangsalam, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, dikeluhkan warga. Hingga awal 2026, jalur sepanjang kurang lebih tiga kilometer tersebut dinilai belum mendapatkan perhatian serius, meski kondisinya gelap dan berada jauh dari permukiman penduduk.
Ruas jalan yang melintasi area persawahan itu menjadi akses utama penghubung antar desa. Jalur tersebut kerap dilalui pedagang, pelajar, hingga pekerja yang pulang pada malam hari. Dengan kondisi penerangan yang minim, warga khawatir muncul potensi risiko kecelakaan maupun tindak kriminal.
Salah seorang warga Desa Kali Sube, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Aldin (18), seorang pelajar yang kerap melintas sepulang kegiatan, mengaku merasa waswas ketika harus melewati jalur tersebut pada malam hari.
“Kalau lewat habis Magrib itu sudah gelap sekali, kanan kiri sawah semua. Kami khawatir kalau terjadi apa-apa, apalagi jalurnya sepi,” ujarnya saat ditemui di sekitar Pasar Pekikiran, Jumat (28/2/2026).
Keluhan serupa disampaikan Rina (35), pedagang asal Desa Karangsalam, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Ia mengatakan kondisi jalan yang gelap memaksa pengendara untuk lebih berhati-hati.
“Selain takut tindak kriminal, juga rawan kecelakaan karena beberapa titik jalannya tidak terlalu lebar. Kalau ada kendaraan dari arah berlawanan, pandangan sangat terbatas,” katanya.
Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sebenarnya di sepanjang jalur tersebut pernah terpasang lampu jalan. Namun, menurutnya, sebagian besar lampu sudah tidak berfungsi.
“Saat ini ada sekitar 33 lampu yang dipasang dan menggunakan listrik PLN. Beban listriknya dibebankan ke Desa Karangsalam. Karena kurang perawatan dan kendala biaya, sekarang banyak yang mati,” ungkapnya.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan warga terkait kejelasan status pengelolaan PJU, apakah menjadi kewenangan desa atau pemerintah kabupaten, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa.
Warga menilai, sebagai jalur strategis yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, ruas Pasar Pekikiran–Brengkok–Karangsalam seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur dasar, khususnya penerangan jalan.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui dinas terkait segera melakukan pendataan ulang terhadap kondisi PJU di lokasi tersebut serta mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh titik rawan mendapatkan penerangan yang memadai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan maupun penambahan lampu penerangan di ruas jalan tersebut.
Penulis : Baskoro
Editor : Faiza Sasikirana Tsabitah






