beritafakta.id – PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream terus menjaga keandalan pasokan energi nasional di tengah dinamika global. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat distribusi melalui dukungan armada logistik laut.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan geopolitik global yang berpotensi memengaruhi sektor energi, termasuk situasi di kawasan Timur Tengah.
“Kami terus memonitor perkembangan situasi global secara intensif dan memastikan seluruh sistem distribusi energi tetap beroperasi optimal, sehingga pasokan energi dapat terjaga di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Ega dalam keterangannya, Selasa (31/3).
Ia menjelaskan, meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi turut mendorong kenaikan kebutuhan energi nasional, khususnya LPG dan BBM jenis gasoline.
Untuk itu, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi secara terintegrasi, termasuk diversifikasi sumber pasokan serta penguatan jalur distribusi.
Salah satu andalan utama dalam distribusi energi nasional adalah armada logistik laut. Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan sebanyak 345 kapal, baik milik sendiri maupun sewa, yang menjadi tulang punggung penyaluran energi lintas wilayah.
Armada tersebut berperan penting dalam mendistribusikan berbagai produk energi, mulai dari BBM, LPG, hingga avtur ke berbagai wilayah Indonesia, dari barat hingga timur, secara aman dan tepat waktu.
“Armada kapal ini menjadi penghubung utama antara kilang, terminal, hingga titik suplai strategis di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Selain itu, perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga.
Seluruh proses distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat guna menjamin keselamatan operasional dan keandalan layanan.
Melalui sistem distribusi yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Di sisi lain, Pertamina juga terus mendorong upaya transisi energi sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 serta implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnisnya.












