Buck Jump Game City One Mall Batam Diduga Gunakan Mesin Ketangkasan Terlarang, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Jumat, 9 Mei 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, beritafakta.id – Dugaan praktik perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) kembali mencuat di Kota Batam. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Buck Jump Game City, yang beroperasi di lantai Ground Floor One Mall Batam, Batam Centre. Lokasi ini diduga menyajikan sejumlah mesin permainan jenis “untung-untungan” yang telah dilarang penggunaannya oleh pihak Kepolisian Republik Indonesia melalui Telegram Rahasia (TR) dari Kapolri dan Kabareskrim.

Investigasi awal dari awak media mengungkap bahwa mesin-mesin seperti “tembak ikan” dan “doraemon” yang telah dimodifikasi masih digunakan secara terbuka di arena tersebut. Padahal, jenis mesin ini telah dikategorikan berpotensi menjadi alat perjudian karena skema permainannya yang tidak berbasis keterampilan murni, melainkan keberuntungan.

TR dari Kapolri dan Kabareskrim sebelumnya telah menekankan larangan terhadap pengoperasian mesin-mesin tertentu yang dapat dikategorikan sebagai perjudian terselubung. Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan seolah-olah larangan tersebut tidak berlaku di Batam.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kapolsek Batam Kota AKP Gungwi dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K guna meminta penjelasan resmi terkait operasional Buck Jump Game City. Namun hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi yang diterima redaksi. Kamis 8/05-25

Ketiadaan respons ini memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat tentang lemahnya pengawasan atau adanya pembiaran terhadap praktik yang berpotensi merusak moral masyarakat dan generasi muda.

Gelombang desakan dari elemen masyarakat, aktivis, hingga tokoh agama semakin menguat agar aparat penegak hukum bertindak tegas. Penertiban terhadap gelper yang menyimpang dari izin pariwisata dan menyalahgunakan fungsi hiburan menjadi ladang perjudian dinilai sebagai langkah mendesak demi menjaga wibawa hukum dan moralitas publik.

Redaksi masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak pengelola Buck Jump Game City, pihak Polda Kepri maupun Polresta Barelang.* Konfirmasi lebih lanjut akan diperbarui begitu tanggapan resmi diterima.

Simon T

Berita Terkait

Minim Penerangan Jalan, Ruas Pasar Pekikiran–Brengkok–Karangsalam di Susukan.
BPK Tekankan Integritas dan Continuous Improvement, Pemkab Banjarnegara Perkuat Tata Kelola Pengadaan 2026.
Ibu dan Suaminya Diancam Ditembak dan Dilecehkan oleh Terduga Direktur Perusahaan di Cikarang Utara
Bupati Kendal Hadiri Safari Ramadan di Polres, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Wilayah
13 Lulusan STTD Terima SK CPNS dan PNS, Pemkab Brebes Perkuat Sektor Publik
Polres Kendal Jadi Lokasi MC-3 Sespimmen 66, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan Kejaksaan
45.500 Gelas Dawet Ayu Pecahkan Rekor Dunia MURI pada Hari Jadi ke-455 Banjarnegara.
Hari Jadi ke-455 Banjarnegara, 45.500 Warga Pecahkan Rekor MURI Minum Dawet Ayu Terbanyak
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:17 WIB

Minim Penerangan Jalan, Ruas Pasar Pekikiran–Brengkok–Karangsalam di Susukan.

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:52 WIB

BPK Tekankan Integritas dan Continuous Improvement, Pemkab Banjarnegara Perkuat Tata Kelola Pengadaan 2026.

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:21 WIB

Ibu dan Suaminya Diancam Ditembak dan Dilecehkan oleh Terduga Direktur Perusahaan di Cikarang Utara

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:03 WIB

Bupati Kendal Hadiri Safari Ramadan di Polres, Dorong Kolaborasi Jaga Kondusivitas Wilayah

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:02 WIB

13 Lulusan STTD Terima SK CPNS dan PNS, Pemkab Brebes Perkuat Sektor Publik

Berita Terbaru