beritafakta.id – Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025 digelar di Grand City Convention Hall Lantai 3, Surabaya, pada 8-9 Mei 2025. Mengusung tema “Dari APEKSI untuk Negeri”, forum nasional ini menjadi agenda strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Sekda Kota Pontianak, Amrullah mengatakan, APEKSI bukanlah ajang kompetisi antarkota, melainkan wadah kebersamaan dan musyawarah untuk membahas berbagai tantangan dan mencari solusi bersama. Ia menekankan pentingnya prinsip kebersamaan agar tidak ada kota yang tertinggal dalam pembangunan.
“APEKSI bukan persaingan antar kota, tapi bagaimana kita melebur menjadi satu keluarga besar, akhirnya menyampaikan ide-ide, menyampaikan semua kendala, sehingga itu kita lakukan musyawarah mufakat,” ujar Amrullah
Kota Pontianak tampil unggul dalam Parade APEKSI (Asosiasi Peternak dan Pengusaha Kelautan dan Perikanan Indonesia) dengan meraih Juara III Penampilan Terbaik. Penampilan tersebut mengungguli berbagai kota lainnya di Indonesia yang juga berpartisipasi dalam festival budaya ini. Tarian “Pesona Pontianak Kemilau Khatulistiwa” yang menjadi bagian dari penampilan Pontianak berhasil memukau juri dan penonton.
Busana tradisional yang gemerlap, gerakan tari dinamis, dan motif khas Pontianak menjadi bagian dari pertunjukan yang memukau.
Penampilan Pontianak dalam karnaval budaya APEKSI merupakan bagian dari upaya promosi potensi daerah dan budaya ke tingkat nasional.
APEKSI yang tidak hanya menjadi wadah menyalurkan aspirasi, tetapi juga ruang mencari solusi bersama. Ia berharap Munas VII APEKSI dapat menjadi forum produktif dalam mendorong tercapainya visi Indonesia Emas 2045. “Mari kita bersama-sama mewujudkan cita-cita Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” Pungkas Amrullah. (Hasnan)






