50 Ribu Buruh Siap Gelar Apel Besar Kebangsaan di Jababeka, Dorong Revisi UU Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Sebanyak 50 ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan menggelar Apel Besar Kebangsaan di Lapangan Jababeka Botanical, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (15/10/2025). Aksi damai ini bertujuan untuk mendorong revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan agar lebih berpihak kepada para pekerja.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan, apel tersebut akan dihadiri oleh buruh dari dua konfederasi besar yang menaungi hampir 22 federasi serikat pekerja. “Apel ini akan dihadiri buruh dari dua konfederasi buruh terbesar, yaitu KSPSI dan KSPSI Andi Gani,” ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Kantor DPP KSPSI, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Andi Gani menegaskan, kegiatan ini memiliki makna kebangsaan dan moral yang mendalam. Selain memperjuangkan hak-hak buruh, apel tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan NKRI serta menolak aksi-aksi anarkis dalam penyampaian pendapat di muka umum.

“Kerusakan yang terjadi akibat kericuhan di penghujung Agustus lalu sangat merugikan masyarakat. Apa yang dirusak itu berasal dari pajak rakyat. Karena itu, kami ingin tunjukkan bahwa buruh bisa menyuarakan aspirasi secara tertib dan bermartabat,” tegasnya.

Acara Apel Besar Kebangsaan dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 hingga 17.30 WIB, dengan rangkaian kegiatan berupa orasi tokoh buruh, pembacaan Deklarasi Kebangsaan Buruh Indonesia, serta penyampaian aspirasi dari berbagai perwakilan konfederasi.

Andi Gani juga mengungkapkan bahwa seorang tokoh penting nasional dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. “Beliau akan hadir sekitar pukul 15.30 WIB. Namun siapa tokoh itu, biarlah menjadi kejutan bagi seluruh peserta apel,” tutupnya.

Penulis: Haris Pranatha

Berita Terkait

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.
Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki
Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya
CAHAYA RAMADHAN DI BALIK TEMBOK KEBEBASAN,HARU DAN HARAPAN WARNAI PEMBUKAAN PESANTREN KILAT DI RUTAN BATAM
Martoyo DPRD Fraksi Gerindra Kawal Program Presiden untuk Dukung Pembangunan Banjarnegara.
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:44 WIB

Batu Raksasa Pascapanlongsor Masih Tutup Jalur Trenggalek–Ponorogo, Dua Rumah Warga Rusak.

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:37 WIB

Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Kejari Madina !!! Ketua DPD Pemuda LIRA Mandailing Natal Menilai Lamban dan Seolah Ada Dugaan di Tutup-tutupi Terkait Pemeriksaan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Madina.

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:37 WIB

Ketua LMP Mendesak KAJATISU Untuk Evaluasi Kinerja Plt KAJARI Mandailing Natal.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:54 WIB

Jembatan Sitanggal Brebes Amblas dan Mengkuatirkan, Masyarakat Harap Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:19 WIB

Apreasasi Amankan 12 Ekscavator Backingan TNI, Polda Harus Tindak Termasuk Yang Dipayunginya

Berita Terbaru