Karanganyar, Beritafakta.id – Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro resmi membuka Latihan Terintegrasi Antar Kecabangan dengan fokus pada materi Operasi Gerilya Tahun Anggaran 2025. Kegiatan pembukaan digelar di Lapangan Raden Mas Said, Kompleks Medan Latihan Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (24/11/2025).
Latihan terintegrasi ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 28 November 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han., yang turut membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa latihan kali ini mengusung tema:
“Satuan Jajaran Kodam IV/Diponegoro melaksanakan Latihan Terintegrasi Kodam IV/Diponegoro Materi Operasi Gerilya dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam IV/Diponegoro.”
Menurut Pangdam, penguasaan taktik dan teknik operasi gerilya merupakan kompetensi krusial bagi satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro. Oleh sebab itu, latihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan satuan secara terintegrasi.
“Tujuan utama latihan ini adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam melaksanakan Operasi Gerilya guna menghadapi kemungkinan invasi atau penetrasi kekuatan militer asing di wilayah Kodam IV/Diponegoro,” tegas Mayjen TNI Achiruddin.
Melibatkan Berbagai Unsur Satuan Tempur
Latihan antar kecabangan ini diikuti oleh berbagai satuan tempur, termasuk Yonif 407/Padmakusuma (PK). Kehadiran prajurit Yonif 407/PK dipimpin langsung Komandan Batalyon, Letkol Inf Sistiyanto Ade Prasiska, S.Hub.Int.
Adapun lokasi latihan dipusatkan di kawasan pegunungan Gunung Lawu Komplek, Kabupaten Karanganyar, yang dipilih karena karakter medannya dinilai ideal untuk pendalaman taktik gerilya, khususnya manuver medan berat dan strategi pertempuran non-konvensional.
Melalui latihan ini, Kodam IV/Diponegoro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.






