Kota Lompat Uang (Buck Jump City) Di One Batam Mall, Di Duga Milik warga Negara Tiongkok

Minggu, 11 Mei 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, beritafakta.id – Keberadaan arena permainan Kota Lompat Uang (Buck Jump City) di lantai dasar One Batam Mall, Batam Centre, diduga milik WNA (Tiongkok) menuai sorotan tajam dari masyarakat. Diduga, tempat yang seharusnya menjadi sarana hiburan keluarga ini justru memfasilitasi praktik perjudian terselubung.

Menurut investigasi sejumlah media lokal, Kota Lompat Uang (Buck Jump City) games menyediakan berbagai mesin permainan seperti “tembak ikan”, “tebak angka”, dan “bubble” yang diduga termasuk dalam kategori permainan untung-untungan. Pemain membeli koin untuk memainkan mesin tersebut, dan jika menang, kredit yang diperoleh dapat ditukarkan dengan voucher. Voucher ini kemudian dapat ditukar dengan rokok merek Sampoerna, yang selanjutnya dapat dijual kembali dengan harga sekitar Rp 340.000 per slop.

Seorang warga Batam, Dody, menyatakan keprihatinannya: “Ini dekat dengan Masjid Raya, kenapa ada tempat judi di sini?” 7/5-25

Beberapa warga menduga adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan oknum aparat dalam operasional tempat tersebut. Hal ini diperkuat oleh lokasi Buck Jump City yang berada di pusat kota dan dekat dengan kantor pemerintahan, namun tetap beroperasi tanpa hambatan.

Masyarakat dan berbagai elemen meminta aparat penegak hukum, khususnya Polda Kepri dan Polresta Barelang, untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik perjudian ini. Pasal 303 KUHP secara tegas mengatur ancaman pidana bagi siapa pun yang menyelenggarakan atau memfasilitasi perjudian tanpa izin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola Buck Jump Games City terkait dugaan tersebut.

Simon T

Berita Terkait

Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.
Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026
Ribuan Massa Gabungan Santri – Ormas Keagamaan di Brebes Geruduk Warung Penjual Obat Golongan G
Disperindagkop UKM Banjarnegara Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI
Rutan Batam Resmi Buka PORSENAP HBP ke-62, Semangat Sportivitas Menggema
Abdul Latif Warga Desa Limbangan Kec Losari/Brebes, Kondisi Rumahnya Memprihatinkan
Antisipasi Kemarau Ekstrem, Polres Kendal Ikuti Arahan Wakapolri Soal Karhutla
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:22 WIB

Irigasi Lumpuh 3 Tahun, Warga dan Pemkab Pasang 60 “Dekem” Selamatkan 480 Hektare Sawah di Merawu.

Kamis, 16 April 2026 - 11:17 WIB

Lonjakan Penerima Bansos Pangan di Banjarnegara Tembus 73,93 Persen di 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:57 WIB

Ribuan Massa Gabungan Santri – Ormas Keagamaan di Brebes Geruduk Warung Penjual Obat Golongan G

Rabu, 15 April 2026 - 10:05 WIB

Rutan Batam Resmi Buka PORSENAP HBP ke-62, Semangat Sportivitas Menggema

Rabu, 15 April 2026 - 09:46 WIB

Abdul Latif Warga Desa Limbangan Kec Losari/Brebes, Kondisi Rumahnya Memprihatinkan

Berita Terbaru