Diduga Belum Kantongi Izin Bangunan dan Reklame, Outlet Mie Gacoan di Pamulang Tetap Beroperasi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN — Outlet Mie Gacoan yang berlokasi di Jalan Setia Budi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, disinyalir kuat belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan izin reklame, namun telah beroperasi secara penuh melayani konsumen.

Berdasarkan hasil pantauan awak media pada Kamis (2/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, bangunan outlet tersebut tampak sudah selesai dan beroperasi sebagaimana restoran pada umumnya. Pembangunan diketahui telah dimulai sejak 19 Desember 2024.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa hingga kini, pihak manajemen belum dapat menunjukkan dokumen izin resmi, baik untuk pendirian bangunan maupun pemasangan reklame. Dugaan ini semakin kuat karena tidak ditemukan tanda-tanda nomor izin atau keterangan legalitas di area bangunan maupun papan reklame di lokasi.

Ketika dikonfirmasi, pihak manajemen area yang berinisial E, D, dan S mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait status izin tersebut.

“Kami tidak tahu menahu soal izin bangunan dan reklame. Nanti akan kami sampaikan ke pihak pusat,” ujar salah satu perwakilan manajemen.

Namun, hingga hari berikutnya, pihak Mie Gacoan belum memberikan keterangan resmi. Upaya awak media untuk memperoleh nomor kontak pejabat atau perwakilan perusahaan pun tidak membuahkan hasil, karena pihak di lokasi menolak memberikan informasi lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, outlet tersebut diduga belum memiliki PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) serta izin reklame, sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemungutan Pajak Reklame.

Menanggapi hal ini, masyarakat dan pemerhati tata kota meminta agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan, melalui dinas terkait, segera melakukan penertiban terhadap bangunan dan reklame yang belum memiliki izin resmi.

“Aturan harus ditegakkan. Jangan sampai ada pihak yang membuka usaha besar tanpa izin, sementara masyarakat kecil harus taat pajak dan peraturan,” ujar salah satu warga Pamulang yang enggan disebut namanya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian Pemkot Tangsel, guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan menciptakan lingkungan usaha yang adil, tertib, dan taat hukum di wilayah Tangerang Selatan.

Reporter: AMS

Berita Terkait

Melalui Hasil Lelang KPKNL Tegal, Aset Rumah Milik Opy Ropiah Dibongkar di Ratakan
Diduga Disekap dan Dianiaya Kekasih, Perempuan di Bekasi Lapor ke Polisi
DWP Setda Brebes Ajak Anggota Kelola Sampah Organik Melalui Eco Enzyme, Wujudkan Budaya Hidup Ramah Lingkungan
Aliansi Wargo Hutomo Deklarasikan Komitmen Bangun Banjarnegara, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Bupati Banjarnegara Tekankan MPLS Ramah Anak dan Larangan Pungutan Liar
Jumat Sehat Ceria, Petugas dan Warga Binaan Rutan Batam Kompak Gelar Senam Bersama
Transformasi Peran Linmas, Kecamatan Batur Perkuat Kapasitas Tanggap Bencana
BPBD Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Fokus Distribusi Air Bersih ke Wilayah Terdampak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:48 WIB

Melalui Hasil Lelang KPKNL Tegal, Aset Rumah Milik Opy Ropiah Dibongkar di Ratakan

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:17 WIB

Diduga Disekap dan Dianiaya Kekasih, Perempuan di Bekasi Lapor ke Polisi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:14 WIB

DWP Setda Brebes Ajak Anggota Kelola Sampah Organik Melalui Eco Enzyme, Wujudkan Budaya Hidup Ramah Lingkungan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:57 WIB

Aliansi Wargo Hutomo Deklarasikan Komitmen Bangun Banjarnegara, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:09 WIB

Bupati Banjarnegara Tekankan MPLS Ramah Anak dan Larangan Pungutan Liar

Berita Terbaru