Jakarta — PLN EPI melanjutkan upaya penguatan bauran energi bersih dengan menggandeng lima calon penyedia biomassa baru. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan bahan baku cofiring di PLTU.
Direktur Bioenergi PLN EPI, Hokkop Situngkir mengatakan pemanfaatan biomassa harus sejalan dengan kepatuhan tata ruang, izin lahan, serta prinsip keberlanjutan. Menurutnya, peningkatan penggunaan biomassa menjadi isu sensitif karena menyangkut legalitas bahan baku dan penggunaan lahan.
Dari sisi pemasok, PT Kurma Karya Global menyatakan tengah mengembangkan penanaman 200 hektare pohon gamal dan melakukan riset biomassa alternatif seperti rumput gajah. Pemanfaatan limbah pertanian dan industri dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
PLN EPI menilai seluruh mitra telah memenuhi aspek teknis dan legal. Kolaborasi ini akan memperkuat ekosistem biomassa nasional dan menjadi pendorong pencapaian target Net Zero Emissions 2060.






